Friday, June 26, 2009

Dee's Essential List #1

Sudah cukup lama saya terpikir untuk menuliskan daftar ini, tapi baru terwujud sekarang setelah kompilasinya dirasa cukup 'matang'. Matang dalam arti saya punya cukup pengalaman langsung yang sudah teruji waktu. Ini adalah daftar apresiasi saya terhadap produk, produsen, tempat, dan penyedia jasa, yang menurut saya berhasil mewujudkan sesuatu yang spesial dan 'penuh hati'. Setidaknya dalam kehidupan pribadi saya, daftar berikut ini memegang peranan cukup esensial di level sehari-hari.

Catatan penting: saya tidak dibayar maupun berafiliasi secara komersil dengan para produsen/tempat/penyedia jasa/produk yang ada di daftar ini. Ulasan saya murni berdasarkan pengalaman pribadi, dan murni dari hati yang tulus. Semoga bisa jadi informasi yang berguna bagi yang membaca. Dan semoga para penghuni daftar ini tetap bisa mempertahankan kecemerlangannya.

Enjoy!

Dee's Essential List #1

AMANDA MONTESSORI SCHOOL (TK/Playgroup – Bintaro, Jakarta)


Jangan terkecoh dengan tampilan bangunannya. Sekolah yang bentuknya seperti rumah ini memang berukuran mungil dan sekilas tampak sederhana; hanya terdiri dari dua ruangan kelas dan taman belakang yang berfungsi sebagai tempat bermain. Namun sekolah ini benar-benar dijalankan dengan hati dan kasih sayang.

Ketika kami harus pindah ke Jakarta, Keenan pun terpaksa meninggalkan sekolahnya di Bandung (Bandung Montessori School). Tanpa perlu banyak penyesuaian—karena pemilik, metode, dan fasilitas kelasnya sama persis—Keenan kembali menemukan keluarga baru di Amanda Montessori.

Sekolah yang dikepalai oleh Ibu Dina Andayati ini memang setia dengan metode Montessori asli yang menurut saya cocok dengan karakter Keenan. Dalam satu kelasnya, usia anak bercampur antara 2-5 tahun hingga yang kecil bisa belajar dari yang besar, dan yang besar bisa belajar mendampingi yang kecil. Mereka juga melakukan pendekatan individual pada tiap anak dan tidak pernah memaksakan satu pelajaran. Hal-hal yang dipelajari meliputi banyak kegiatan praktis, bukan hanya pelajaran intelektual tapi juga belajar hal-hal sehari-hari dari mulai bersih-bersih sampai memelihara hewan. Tiap pergantian trimester, orang tua diajak bertemu dan dilaporkan perkembangan anak dengan mendetail.

Mahal? Sama sekali tidak. Dibandingkan dengan banyak TK/Playgroup kelas A-B di Jakarta, tuition fee di Amanda Montessori sangat bersahabat. Dan tidak ada pungutan macam-macam di tengah jalan. Semua kegiatan ekstra seperti berenang dan field trip dikenakan biaya yang masuk akal.

Tantangan berikutnya tentu adalah menemukan SD yang sama-sama heartful, kekeluargaan, dan masuk akal (dalam segi biaya). Tapi setidaknya Keenan masih punya setahun untuk menikmati masa-masa bahagianya di Amanda Montessori.

Lokasi:
Amanda Montessori Pre-school
Jl. Cempaka Raya 44 Bintaro
Jakarta Selatan
(021) 736-3980


LAVIE (Toko Perlengkapan Bayi/Anak – Bandung)


Waktu hamil Keenan 7 bulan, saya mulai cari-cari info untuk persiapan perlengkapan bayi. Banyak yang mengusulkan untuk pergi ke Mangga Dua (waktu itu saya masih tinggal di Bandung), karena katanya selain lengkap juga sangat murah. Akhirnya saya meluangkan waktu untuk PP ke Jakarta, berbelanja di ITC Mangga Dua yang sesak dan (lumayan) pengap.

Baru setelah Keenan lahir, saya mengetahui keberadaan Toko Lavie ini, toko di jalan Imam Bonjol yang asri dan dipenuhi pohon rindang. Ternyata, selain tentunya lebih nyaman karena tak perlu berdesakan, lebih sejuk, dekat dari rumah, toko ini sama lengkapnya dan… LEBIH MURAH dari Mangga Dua.

So, meski sekarang saya tinggal di Jakarta, saya tidak keberatan untuk melakukan perjalanan PP ke Bandung demi berbelanja perlengkapan anak kedua saya di Toko Lavie. Ketimbang harus kembali ke Mangga Dua. Swear to God.

Lokasi:
Lavie Baby Shop - Bandung
Jl. Imam Bonjol no.9
Bandung
(022) 250-4905


SAMBARA (Restoran Sunda – Jakarta Selatan)


Orang Bandung pasti sudah tidak asing dengan restoran satu ini. Tapi betapa berbahagianya saya ketika Sambara akhirnya membuka cabang di Jakarta, tepatnya di Jalan Cipete Raya. Meski banyak restoran di Jakarta yang mengklaim dirinya bercita rasa Sunda asli, tidak banyak yang benar-benar memuaskan lidah orang Sunda. Rata-rata hanya sebatas mengadopsi kursi dan aksesoris serba bambu saja, tapi cita rasa mengecewakan.

Sambara jadi oase bagi saya—'Bandung-er' yang kini terdampar di Jakarta. Selain tempatnya yang representatif, komitmen Sambara untuk menciptakan suasana asli Sunda memang tidak tanggung-tanggung. Tukang masak dan hampir semua pelayan mereka ‘impor’ dari Jawa Barat, makanya logat Sunda dan sapaan khas Sunda menyambut dari kiri-kanan begitu kita masuk ke sana. Menunya juga sangat beragam dengan cita rasa yang memuaskan. Saya pernah bertemu Mulan Jameela yang khusus datang ke Sambara hanya untuk makan dua tusuk Sate Jebred (sate kulit sapi), yang menurut Mulan di Jawa Barat saja susah dicari kalau bukan di kampung-kampung.

Satu hal yang saya beri stabillo pink: Sambara menyediakan lalapan, empat macam sambal, dan sayur asemnya secara GRATIS. Ini bukan semata-mata masalah penghematan, tapi yang saya dengar dari orang-orang Sunda asli adalah: begitulah seharusnya etika warung makan Sunda. Dan inilah yang menurut saya membedakan Sambara dengan banyak restoran Sunda wanna-be di Jakarta. Restoran-restoran itu men-charge lalap dan sambal (apalagi sayur asem!), karena mereka tidak menyadari bahwa kedua elemen itulah the heart of Sundanese food. It’s like charging for kimchi in Korean restaurant. A big no-no.

Stabillo berikutnya adalah para pelayan bahkan staf parkir yang ramah, sigap, bersahabat, tanpa dibuat-buat. Our vote goes to Asep, pelayan favorit saya dan Reza (kami bahkan sempat berpikir bagaimana cara mengadopsi Asep). Sambara juga merupakan all- time-favorite keluarga besar kami, termasuk favoritnya Marcell dan Keenan.

Harga di sini sangat reasonable, apalagi untuk ukuran restoran Jakarta. Karena kami vegetarian, jika makan berdua saja total bill kami pasti di bawah 100 ribu. And believe me, we eat A LOT!

Menu favorit saya dan Reza: sayur asem, sambal oncom, nasi tutug tempe, tempe/tahu bacem, perkedel kentang, perkedel jagung, oseng-oseng jamur, sate telur puyuh, dan terong sambal.

Lokasi:
Sambara
Jl. Cipete Raya No. 14
Jakarta Selatan 12410, Indonesia
Tel: (62-21) 769 7913


MACINTOSH


Akibat memperoleh laptop I-Book sebagai hadiah ulang tahun tiga tahun lalu, saya mulai kenal dengan produk-produk Mac. Dan berhubung saya cenderung ‘nrimo’ ketika sudah berhubungan dengan gadget (hp tergilas mobil pun selama belum mati total masih saya pakai), saya putuskan untuk mengatasi kecanggungan saya pindah sistem dari Windows ke Mac. Lama-lama, saya terbiasa. Lama-lama, saya suka. Lama-lama, saya jatuh cinta. Dan lama-lama, saya tidak ingin ke lain hati. Mac is my mate.

Nggak ribet soal virus, nggak ribet navigasi di sistemnya, dan desain-desain produknya yang oh-so-gorgeous, adalah daya tarik Mac yang utama buat saya. Pada dasarnya memang saya hanya membutuhkan 'mesin tik'. Program yang saya pakai hanya Word dan internet. Jadi saya tidak akan rambling tentang kehebatan Mac dalam hal desain grafis dan bikin musik. I don't do any of those stuffs in my laptop.

Dengan adanya Macbook Air yang ringan dan tipis, kesempurnaan Mac dalam semesta pribadi saya terwujud sudah: mesin tik ringan, bebas virus, bodi cantik. What more can I ask?

Outlet Macintosh favorit:
IBK
Ratu Plaza Lt. 3 No 37
Jl Sudirman, Jakarta
Tlp (021) 727-95279


PAULA'S CHOICE


Berawal dari kebutuhan kulit muka saya yang enggan ditempeli pewangi dan pewarna (tapi juga malas pakai produk dokter karena harus bolak-balik tebus resep), akhirnya dalam satu pencarian di internet saya menemukan situs Paula Begoun yang dikenal dengan julukan Cosmetics Cop.

Perempuan satu ini terkenal vokal dan kritis terhadap industri kecantikan yang menurutnya lebih banyak menyesatkan ketimbang mengedukasi. Paula bolak-balik diundang di acara-acara teve nasional di Amerika, salah satunya Oprah. 'Kitab' wajib karya Paula adalah The Beauty Bible (those of you who happen to be make-up and skin care junkies... this book is a must-have! Panduan komplet dan kritis yang bisa menghemat uang Anda dan membuat kita menjadi konsumen yang lebih pandai). Paula pun akhirnya terjun langsung menjadi produsen produk perawatan kulit dengan lini bernama Paula's Choice yang hanya dijual on-line. Saya langsung blingsatan, ingin mencoba produknya yang tentu menganut semua paham Paula, yakni: bebas pewangi, bebas pewarna, kemasan rapat, ukuran besar (Paula mengkritisi kemasan-kemasan heboh tapi ceroboh yang sering diproduksi oleh industri kecantikan, karena selain membuat isinya gampang teroksidasi, produk tersebut jadi mahal karena konsumen akhirnya membeli kemasan mewah, sementara isinya cuma sedikit).

Pencarian saya membuahkan hasil. Ternyata Paula's Choice memiliki distributor di Jakarta. Dengan semangat saya menghubungi pemiliknya, Valentina Winata. Dengan baik dan cepat pula Valentina merespon. Hingga kini saya adalah pelanggan setia Paula's Choice Indonesia. Semua pemesanan saya lakukan via sms atau e-mail, sementara pembayaran lewat transfer BCA. Staf Paula's Choice selalu melayani dengan baik dan pengiriman mereka cukup cepat.

Soal harga, jika dibandingkan dengan luxury product yang biasanya Anda lihat di lantai dasar mall-mall besar, maka
rata-rata harga produk Paula's Choice dua-tiga kali lipat lebih murah dengan kuantitas dua kali lebih banyak.

My Paula's moment? When I finally met Paula in person in 2007. She was here to launch Paula's Choice Indonesia. For the first time in my life, I knew how it felt to be star-struck.

Dee's favorite:
  • Skin Balancing Cleanser. So far, inilah sabun pembersih terbaik yang pernah saya temukan seumur hidup saya. Lembut, bersih tapi tidak kesat (rasa kesat artinya ada build-up sabun tertinggal di kulit tapi sering disalahartikan sebagai sensasi 'bersih'), dan efektif untuk pengangkatan make-up.
  • Beautiful Body Butter: inilah body butter dalam arti sebenarnya. Pekat seperti mentega dan melembapkan kulit kering dengan instan. Meski tanpa pewangi, aroma kakao aslinya yang lembut sangat lezat bagi indera penciuman.
  • Silky Start Sugar Scrub: ini juga scrub gula yang mendekati home-made scrub karena tidak mengandung unsur macam-macam. Kelembapan yang dihasilkannya sehabis mandi... oh, so yummy!
  • Oil-absorbing Facial Mask: Sekarang ini saya lebih suka membuat sendiri masker wajah dari bahan-bahan alami. Tapi kalau Anda malas repot, masker ini adalah opsi yang tepat. Terbuat dari bahan dasar Milk of Magnesia, tinggal oleskan masker ini ke muka, tunggu sampai mengering, dan basuh... voila! Wajah bersih, sejuk, lembap, dan tak berminyak.
  • All Over Body & Hair Wash: Saya adalah pencinta sabun dan sampo wangi sampai akhirnya kulit saya terkena 'pregnancy itches'. Dan terpaksalah saya meninggalkan semua produk pewangi dari kulit tubuh saya. Sungguh sulit menemukan sabun cair dan sampo yang bebas pewangi. Untung saja Paula's Choice menyediakannya (sesuai dengan prinsip emas Paula: "if you want to smell good, just light some scented candle or put perfume on your clothes, but not on your skin.").
  • Barely There SPF 15: Jika dibutuhkan, foundation ringan (yang sebenarnya lebih tepat diklasifikasikan sebagai 'tinted moisturizer') ini bisa jadi alas bedak harian yang menyenangkan; tidak berlebihan, tidak berat di muka, sekaligus berfungsi sebagai tameng sinar matahari. Khusus bagi Anda yang senang dan terbiasa dengan alas bedak tebal, Barely There bukan pilihan yang memuaskan. Cause it's really just... well, barely there.

Lokasi/Kontak:
Paula's Choice Indonesia
Jl. Raya Wolter Monginsidi No. 12B - Lt. 2
Jakarta Selatan 12160
Ph. (021) 720 8543 / (021) 722 0986
Fax. (021) 722 3982

46 comments:

zons said...

Wow... selamat buat produk-produk yang disebutkan. Semoga bisa bertahan dengan reputasinya atau bahkan semakin baik tentunya. Kalau suatu produk bisa memberikan apa yang diharapkan konsumen, tentu layak untuk diberi apresiasi positif, seperti yang diutarakan oleh Mba Dee...

Dan, sudah pasti mereka termasuk beruntung, karena sudah dapat nilai plus di mata seorang Mba' Dewi Lestari, yang tentunya punya banyak pertimbangan di antara banyaknya pilihan :)

Rasanya bakal jadi produk-produk yang jadi pertimbangan pertama buat banyak orang, terutama yang baca blog ini, atau paling tidak jadi meliriknya :D

.

Dark Mouzy said...

met pagi mba dewi..
hemm, tampaknya ni komentar pertama,he..(moga2..^^)..
saia baru taw kalo ternyata mba dee punya blog juga(telat bgt ya..T_T)..
pertama2 saia maw ucapkan met kenal ya mbaa..
emm, low diliat dari daftar apresiasi mba tampaknya cukup membantu teman2 sesama blogger,he(terutama soal makanan,he)..
wah, jadi grogi tampaknya saia, bingung maw ngomong apa..
yawdah mba, daripada saia jadi diam seperti awan mending saia pamit dulu ya mba..
tapi saia bakal kembali lagi coz saia pasti bakal sering mampir sini,hehe..

Henny Y.Caprestya said...

review yang menarik mbak dee..
patut buat dicoba ^^

Sari Maniez said...

Info yang berharga...
BTW, Macbook Air-nya kereennnnn... :)

pUyak Disini : D said...

pertamax....hehe.

mbak idola ku! yeah, i love it.

Yunna said...

really nice posting...

science said...

hanya satu yg kurang:tempat asik beli buku..

apa anda sebegitu 'nrimo'nya?;D

saya kagum dengan supernova ksatria putri dan bintang jatuh!saya seperti membaca disertasi seorang calon prof(;D),saya suka buku dengan banyak referensi dan catatan kaki di dalamnya!

nice posting..

Kabasaran Soultan said...

Very nice sharing ... mudah-mudahan ini keluar dari kejujuran seorang D.
Jujur tidak satupun yang pernah aku coba .
Jadi pengen ngajak keluarga makan malam di Sambara Akh.

lawofthefew said...

Betul kata science, kurang tempat untuk beli buku...

Ngomong2 soal Sambara, emang paling mantep dah diantara restoran restoran sejenis...

keke_kaniacke said...

Hallo Mba Dee,

Salam kenal ya..kebetulan saya pernah bertemu secara tidak sengaja sama mba dee di BSD tepatnya ITC BSD. :-) Mba lagi sama keenan. Sangat sederhana sekali....O Ya...Saya juga sering ngikutin blognya mba dee...

Handika Aditya said...

wah mba, si asep pasti girang banget namanya nongol di sini, langsung ngetop dia...

dewi said...

halo mbak dee.. ternyata mbak dee orgnya bener2 cerdas banget, pilihannya bagus n gak menguras kantong.Great job mbak..oh ya saya suka banget ma ost 9 naga mbak, film nya juga suka banget.. berbobot. maturnuwun mbak di kasih kesempatan koment di bloger org hebat yg multi talenta kayak mbak dee.. salam hangat dari surabaya

Eki Qushay Akhwan said...

setuju sama science: di mana beli buku yang asyik menurut Dee?

yang dapet endorsement gratis dari penulis seperti Dee, ... pasti seneng deh! :D

Andie Gokil said...

keren mbaj ulasannya.!!!!!
ajib bener!!!!
UOOHHH!!!

apalagi MAC nya!!!
jadi pengen beli!!
ehehhe :D:D

fny_w said...

kayanya paula's choice mesti ngasih produk gratis nih ke mbak dee...dah promosiin sih, saya sampai tertarik buat ikut pake =P

Dewi Lestari said...

Hai semuanya...

Ini baru list #1, masih akan ada susulan #2 bahkan #3... jadi pasti ada tempat2 lain termasuk tempat menikmati/beli buku! :)

Have a nice weekend everybody!

~ D ~

conadcorner said...

Hem... Deg degan juga, ini koment saya yang pertama dan semoga saya tidak salah ucap. Saya sudah lama jadi pengikut blog mu mba dee, kamu cerdas, kamu yg meng inspirasi ku dlm segala hal. Walaupun kadang saya harus bolak balik buka blog kamu dan setia menunggu lama postingan2 mba, di tunggu list berikutnya mba, jangan lama2 ya

Laa - Aysra said...

duwh...dari list diatas, yang deket dan bisa saya jangkau "sambara" saja. Hum...belum coba ke sana siy. Biasanya ke Dap Sun. Hum...kapan kapan boleh juga tuw...
Tar ah...bis gajian...
Thanks teh Dee...

Nur Zaman said...

mba dee filosofi kopinya keren bgt. sumpah ;)

Lila said...

Lavie top markotop
imho, klo peralatan standar baru lahiran (baju, perlah, bedong, flanel..) masih lebih murah pasar baru loh..
tapi klo baju2 fancy di lavie jauh lebih oke...

audy said...

love love love your essential lists....ternyata selera kita banyak sama. please keep writing the lists. saya juga ke pasar cihapit dan pakai pemanis maple syroup organic grade a (harus grade a kalo ngga ada gulanya ) yg susah banget sekarang dapetnya ...biasa saya beli
di sing. dee, kalo nemu bahan2 makanan impor, pure, high quality, vegan dan hypoallegenic di jakarta , kasih tau ya dimana. sekarang udah susah bgt cari bahan makanan impor, termasuk di ranch, sogo, etc..thanks...audy806@gmail.com

Dewi Lestari said...

@Audy: Kamu biasanya pakai bahan natural apa aja? Saya biasa cari juga di Healthy Choice (Kemang or Kebon Jeruk). Baru2 ini dapat Braggs Apple Cider Vinegar dan Braggs Olive Oil. Dua2nya cold pressed, extra virgin, dan organic. Untuk bahan2 makanan vegan nggak ada satu yang terpusat sih, yg lumayan lengkap karena restorannya besar adalah Dharma Kitchen (akan ada di list #3), tapi di sekitar rumah saya di BSD dan Serpong ada juga. Maple Syrup terus terang memang langka. Di supermarket Jakarta belum menemukan.

audy said...

Saya pake orgran, sweet williams, garam laut, safflower oil, toffutti, rice milk good karma, susu almond, bumbu penyedap vegan terbuat dari jamur,kaldu ayam organic no additives. Dll. Bukannya Healthy Choice juga udah kehabisan stock barang2 semacam itu Dee? Aku juga rajin kesana beli roti tawar utk anak ku yg punya multipe food allergy.Sebulan lalu di Ranch Dharmg Square, ada stock Maple Syroup grade A, tinggal 4 biji, saya borong semuanya, ;D

Tria said...

M'Dee & Audy, salam kenal. Saya skrg tinggal di luar, tapi lagi bingung juga kalo mesti balik for good. Anakku juga kena multiple food allergy. Braggs product di Bandung ada nggak, Mbak? Sy juga pake cider vinegarnya. Terus pernah liat multigrain sama manuka honey nggak?

Dewi Lestari said...

Hi Tria,
Boleh tahu tinggal di luar negerinya di mana? Manuka honey tuh kalo nggak salah produk New Zealand ya? Wah, saya malah mau nitip duonk kalo Mbak Tria pulang ke Indonesia :)
Di Bandung saya belum pernah lihat produknya Braggs. Kalau di Jakarta di beberapa tempat ada (Healthy Choice, dan satu kios vegetarian di Pasar Modern di BSD). Manuka honey belum pernah lihat. Multigrain rasanya pernah lihat but not sure where... coba saya ingat2 dulu ya...

~ D ~

Dewi Lestari said...

@Tria:
Here's some info about Manuka Honey in Jkt/Indonesia:
PT. Citra Bening Berseri, distributor madu manuka dgn merk Manuka Health New Zealand. Hubungi (021) 54353260/08888389688 untuk inquiry. Untuk outlet, di Medan ada di Supermarket Brastagi, di Bali ada di Supermarket Pepito Kuta, Toko roti Komugi di Papaya, Kuta. Di Jakarta di Ranchmarket, FoodHall, Apotik Melawai, dll.Surabaya di Ranchmarket Mall Galaxi dan Komugi.

Ada juga yang dari internet:
http://infomadumanuka.blogspot.com/

Semoga bermanfaat,

~ D ~

audy said...

Saran saya buat Tria:borong semua yg kamu perlu, bawa ke Indonesia. Percaya deh..susah bgt cari produk bahan makanan yg hypoallergenic. I did the research. Sejak November 08, tiba2 barang2 tsbt menghilang dari supermarket2 yg biasanya jual. setelah saya banyak bertanya pada supervisor2 toko2 tsbt (termasuk bapak Bob Sadino, owner KemChick supermarket) mereka bilang BPOM dan Bea Cukai memang sengaja menarik barang2 tersebut karena ada sistem registrasi ulang thdp barang2 impor. Dan tidak bisa ditentukan kapan lagi barang2 itu ada di Jakarta. Saya aja sampai ke Sinagpore hanya untuk belanja mahan makanan tersebut. How impractical dan borosss! But I have to... anak saya autis banyak alerginya... makanannya harus betul2 pure, organic dan non addtives.

Tria said...

sy gak jauh2 kok, di KL, Mbak Dee. Disini lumayan gampang dapetin produk sehat n alternatif alergi, soy cheese pun ada. Boleh banget, ntar kalo jadwal pulang sy kabari. Thanks info madu manukanya. Biasa sy pake active 15/16 buat immune booster pas gak enak badan. Disini buat member harga RM88/500gr. Kalo buat hari2 cukup yang clover honey. Setiap pagi sy biasa pake 1 sdm honey+1/2sdm cider vinegar+1sdm psyllium husk campur 1/2 gelas air, badan kerasa lebih fit.

a piece of echa said...

dear Mba Dee..
sudah hunting baju bayi juga toh.. aku dpt reference dr temen aku di jl. sumatera Bandung ada FO yg jual baju2 bayi.. tp namanya lupa..
umm.. kalo boleh tau Lavie perbandingannya brp persen dr mangga 2.. pengennya dpt harga yg murah n byk, tp tentu berkualitas.. hehehe byk bgt maunya yaa.. :)

Dewi Lestari said...

@Echa: Karena udah agak lama belanja di Mangga Duanya (waktu itu tahun 2004), saya udah nggak persis ingat lagi, tapi saya sempat punya list mendetail waktu itu, dan semua barang yang saya beli di Mangga 2 kalo enggak lebih mahal, harganya sama dg Lavie. Jadi nggak ada yang lebih murah pokoknya :) Beberapa item bahkan bedanya bisa sampai di atas 10-20 rb. Sementara kan kalo beli keperluan bayi baru lahir gitu sekalian banyak, jadi berasa juga bedanya...

Priscilla Verblind said...

wahh .. ak suka review Paula Choice nya, Mba Dewi.. jadi ngiler ni, pengen cobain jg.. sebagus itu kah, jeung? BTW skin type, Mba dewi apa?bisa cocok nda yah sama skin type ak yang normal to dry?
qiqi.. kl menurut Mba Dewi, lebih murah dan lebih banyak dibanding kosmetik di mal mal, boleh juga nih..
thanks y ^_^

Dewi Lestari said...

@Priscilla: My skin type is normal to oily combination. Range-nya Paula's Choice sih sangat luas, secara spesifik ada untuk tiap jenis kulit. Dicek aja ke websitenya (udh ada banyak link-nya di postingan tsb), dan silakan dipelajari di sana. Atau bisa tanya2 juga ke staff Paula's Choice Indonesia. Oh ya, yang aku maksud kosmetik di mall2 itu adalah merk2 luxury product ya (ga usah disebut spesifik ya, hehe). Pokoknya yang kalo masuk ke dept store spt Sogo atau Metro, naah... yang di lantai dasarnya itu semualah. Range harganya Paula sekitar Body Shop lah. Tapi isinya lebih banyak.

mindlesstraveler: said...

Halo Mba Dee... =)
Saya benar-benar menikmati karya-karya anda selama ini.
Jujur, saya jatuh cinta pada Supernova, terutama episode "Akar" yang telah saya baca berulang-ulang kali tanpa menjadi bosan.
sudah beberapa lama saya mencari buku ini ke toko-toko buku maupun secara online namun sampai detik ini saya belum mendapatkannya juga ("Akar" yang saya baca adalah koleksi perpustakaan univ)
apakah mba bisa membantu?
saya sangat berharap, kalau bisa, membeli buku tersebut langsung dari pihak mba.
saya dapat dihubungi di andre_snakers@yahoo.com

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.


salam =)

-Elisabet-

vira said...

karena membaca ini, kemarin waktu di bandung, aku makan di sambara kebun kawung. tempat makan yang memang worth to try.

Priscilla Verblind said...

Mba Dewi... u know what, it works for my skin too.. really love it love it.. eventhough cuma cobain sample nya, slurrppp my skin sudah bisa terima dan bereaksi cukup baik sekali. ak berencana beli full size nya nih sekarang.
dan stelah baca review teman2 di forum, banyak yang pakai dan puas jg.
thanks ya.... ^_^

Dewi Lestari said...

Wah, senang mendengarnya Priscilla... I'm glad coz this review helps, and I hope you'll be satisfied with the products in the long run!

~ D ~

the writer said...

thanks banget dee.
terutama buat toko baju bayi dan situs paula's choice. yang berkualitas, tapi juga ramah di kantong.:)). thanks. ditunggu list yang lain, siapa tau cucok...

S H said...

Hi Dee, tiap baca tulisan ttg Keenan, aku pasti senyam senyum sndiri.. Lucu bgt ya dia, and how he had affected your life in some way :)
Amanda Montess. itu yg ada di jalanan kecil itu mb ya, yg smua dinding dpnnya jg orange? Temenku ada yg lg nyari PG/TK soalnya.. Pengen direkomen ke dia..

Trus rencananya utk SD, Keenan mau skolah di mana mba Dee?

pelangi anak said...

A GOOD CHOICE DENGAN MEMASUKKAN KEENAN KE PLAY GROUP/ TK MONTESSORI. SEBATAS PENGETAHUANKU TENTANG SEKOLAH MONTESSORI, BAHWA SEKOLAH ITU DIBUKA PERTAMA KALI DI ROMA ITALIA, OLEH MARIA MONTESSORI. METODE YANG DITERAPKAN SANGAT MENARIK. DALAM KEGIATANNYA ANAK-ANAK DIAJARI UNTUK BELAJAR TENTANG KETRAMPILAN HIDUP ATAU LIFE SKIL. SEPERTI MEMASUKKAN DAN MEMBUKA KANCING BAJU, MEMBUKA DAN MENUTUP RISLETING CELANA, MENYISIR RAMBUT, MAKAN DENGAN ALAT YAITU SENDOK, MENGAITKAN DAN MELEPASKAN HAK ROK, MELIPAT BAJU, MENGIKAT TALI SEPATU DAN MASIH BANYAK LAGI. DENGAN BEGITU DIHARAPKAN KEMANDIRIAN ANAK-ANAK DAPAT TERBENTUK DALAM MELAKUKAN SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBUTUHANNYA. SAYANGNYA BELUM ADA SD MONTESSORI YA.

mapple said...

mbak Dewi thanks for sharing. Saya baru akan mencoba Paula Choice. Hope it works ^^

Diaz said...

Hi sis, aku tertari tentang masker yang dibikin dr milk of magnesia itu..
tapi lagi bingung nyarinya dimana ya? di apotek2 biasa ada nggak ya?
mohon pencerahannya yah.. THx..^^

http://www.dheartily.blogspot.com

Diaz said...

makasih ya infonya mbak dewi.. ^_^

hottie-mama said...

Hai dee...
Τнäиκ чöü to your blog...anak gue sakit batuk parahh banget kali ϊňϊ..gue dkasih tau temen untuk nyoba manuka honey. Tapi gue bingung bnget dmana dapetinnya (esp d bandung dee!) Akirnya gue coba buka google, and there you r info dr loe lengkap bnget. Besok gue baru mau coba 0000000000 k alamat distributor yg loe cantumin mudah2 an works out ÿa dee.. Keep on posting dee!!!

advertiser said...

Hi Mbak Dee....
Salam kenal ya..mau nanya ke pemakai lgs niy,soale kalo nanya ke produsen kan takutnya jawabnya yg bagus2 ajeee... waktu hamil keenan udah pake PC blom mbak? aman ga skincarenya...aku lagi tertarik mo pake PC juga, lagi TTC so kudu siap2 ninggalin skincareku yg lama...:)

Salam,
-Widi

Demona Pastime said...

Hai salam kenal, lov your comment on Montessori, pertama kali baca buku yang menyinggung soal metode Montessori langsung ngotot cari school terdekat dari rumah, skg Mika n Maureen are proud and happy student at Kiddy Montessori di BSD. Its definitely not cheap for us but this is what we as parent want, a partner to help us in our kids development.
Kekawatiran ku juga sama soal SD, sayang sekali kalo hal ini tersia2 karena kekonyolan kurikulum negri ini.
Just this year mereka open Palmtrees Montessori yuup ini SDnya, yipiiieee.....dari beberapa kali open house, kelihatan niatannya memang masi idealis buat menerapkan metode montessori.
Kalo ndak salah Dee juga tinggal di BSD kan, coba aja ditinjau langsung ...who knows u like it too.
Buat Mika n Maureen ku masih 2 - 4 taon lagi, tapi harapannya semoga SDnya pun berkembang seperti preskulnya skg...n for us the parent prepare the tuition pake plan-nya Wina he he he.
Go Montessori!!!!

Deoksirady Nucleid Acid Ngeblog Biologi said...

Bagus bget infonya, Ternyata ada juga ya masker ygbterbuat dari susu