Monday, August 31, 2009

Melajulah Perahu Kertasku...

Melajulah Perahu Kertasku...


Setelah beristirahat selama 11 tahun, setelah ditulis ulang selama 55++ hari, setelah mewujud dalam versi digital selama 1 tahun, kini "Perahu Kertas" telah menuntaskan perjalanannya yang berliku dan hadir ke tangan Anda dalam bentuk kertas dan tinta.

Pada tanggal 29 Agustus 2009, "Perahu Kertas resmi beredar di toko-toko buku, diterbitkan atas kerjasama antara Truedee Books dan Bentang Pustaka.

Kelahiran "Perahu Kertas" didorong oleh kerinduan saya pada format cerita bersambung yang sempat menghilang dari majalah remaja, sesuatu yang saya gandrungi waktu kecil dulu, saat masih menumpang baca majalah kakak-kakak saya. Cerita ini mengisahkan perjalanan dua anak muda, Kugy dan Keenan, yang berjuang demi cita-cita dan cinta mereka di tengah segala tantangan dan ketidakmungkinan.

Sebagaimana yang pernah saya bagi hari per hari di jurnal kelahirannya, proses menulis "Perahu Kertas" adalah pengalaman dan terobosan baru bagi saya. Begitu banyak pelajaran serta momen 'aha!' yang saya petik sebagai seorang penulis. Dan bagi Anda yang sudah berbagi komentar di jurnal "Perahu Kertas", terima kasih sedalam-dalamnya saya ucapkan. Sesuai janji, apa yang Anda bagi telah ikut tercetak di buku tersebut.

Kini, saya ajak Anda untuk mengalir bersama, berlayar dalam kisah "Perahu Kertas". Selamat menikmati pengarungan ini.


~ D ~

200 comments:

Fe .. said...

congrats dee ...
finally perahu kertas ini bisa temani kita di dunia nyata tdk hanya di dunia maya :)

Kabasaran Soultan said...

Selamat DEE atas telah berlayarnya Perahu Kertasnya di toko-toko buku.
Segera meluncur ntuk mencari dan menumpang dalam perahu kertasmu itu.

Yang Aku Punya hanyalah :
Perahu Sabut Kelapa.

Kawan …..
Walau cuma sabut kelapa
Itulah perahu kita
Diatasnya …
Kita ukir segala cita
Kita muat segala asa
Kita larung di samudera rasa
Agar tak terdampar dimuara sia-sia
Agar tak terhanyut disamudera entah


Bukankah hidup sekali hanya
Tak tergantung bilangan masa
Sepuluh seratus sama saja
N`tuk apa segala coba
Kalau hanya fatamorgana


Dengan perahu sabut kelapa
Kita arungi samudera rasa
Dalam kemudi hukum semesta
Setiap tepinya adalah DIA
Setiap arusnya adalah DIA
Setiap entahnya adalah DIA


Dalam perahu sabut kelapa
Kita tebar segala suka
Kita usap segala lara
Pada fananya dunia
Bukankah hidup sekali saja
Sekarang ada esok tiada
Mari buat ia bermakna

t.e.3.k.4 said...

perahu kertasnya baru berlabuh di pelukan nih mbak...

pengen buru2 pulang kerumah biar bisa baca

AHEAD said...

oh akhirnya dibikin buku juga..... dari dulu pengen baca buku ini....

Fahd Djibran said...

Hallo Mbak,
Saya sedang dalam pelayaran Perahu Kertas--sedang membaca dengan seksama. Saya tulis reviewnya di blog, ya? :)

Fahd

Before 20 Writer said...

selamat ya, Mbak. Pasti Best seller lagi...amin.

Oh, ya, mbak Dee. Seperti yang kita tahu, minat baca masyarakat Indonesia itu katanya masih kurang.Toko buku, pustaka, sering menjadi gedung yang sepi.mungkin di kota besar sudah bukan masalah lagi, tapi kota kecil dan pedesaan sepertinya buku adalah kebutuhan tersier.

Mbak, sebagai mahasiswa dari kota kecil saya dan kawan2 sering merasa berat memutuskan untuk membeli sebuah buku.Buku yang bagus terlalu mahal bagi kami.susah mencari buku berkualitas tapi murah.Padahal dari buku kami bisa mendapat pengetahuan, perenungan, bahkan hiburan.

Sering terbayang oleh saya mendirikan penerbit yang konsen pula terhadap meningkatkan minat baca masyarakat, disamping kepentingan profit. penerbit itu menerbitkan buku2 berkualitas dengan dua jenis. jenis pertama memenuhi syarat sebagai buku berkualitas baik isi maupun kemasan.Kertasnya bagus, kovernya memikat, layout menawan, dan penulis yang hebat.

sedangkan jenis lain adalah buku dari penulis hebat yang sama namun kualitas kemasannya kurang. Mungkin kertasnya buram,kovernya tipis..dll.

Jenis pertama dijual di kota besar, ke kalangan menengah keatas. sedangkan jenis kedua ke kalangan menengah ke bawah.

Jika seperti itu, mungkin minat baca hanya masalah kampanye menyadarkan. Selama ini banyak yang sadar membaca itu penting namun kesulitan membeli buku.

Menurut mbak hal ini mungkin terwujud, nggak?

Dewi Lestari said...

@Kabasaran: Wow. Terima kasih untuk puisi sabut kelapanya :) Much appreciated.

@Fahd: Please do. Will be an honour!

@Before20: Sbtlnya waktu Supernova 1, saya secara "tidak sengaja" pernah melakukan apa yang kamu sebut, yakni menerbitkan buku dalam 2 versi, yang satu lebih murah. Dalam pengalaman saya, in a short run, cukup berhasil. Dengan catatan, jika bukunya memang diminati. But in a long run, pembelian buku versi murah tidak bisa bertahan lama, karena umur bukunya pun tidak bisa bertahan lama (faktor kualitas). Jadi jika ingin dilaksanakan, penerbitnya harus punya modal kuat, berhubung keuntungan dan proyeksi jangka panjang dari buku seperti ini nggak terlalu bagus. Namun, jika menjawab pertanyaanmu yakni mungkin atau tidak, jawabannya tentu mungkin.

Thank you semua,

~ D ~

Vicky Laurentina said...

Ah, akhirnya terbit juga versi cetaknya Perahu Kertas! Saya udah lama nunggu-nunggu. Buat saya, baca buku cetak itu nggak bisa ditandingi dengan baca e-book. Ada sensasi waktu buka halaman kertasnya yang harum, ada nikmat liat covernya yang memikat, bahkan cara penulisnya mengucapkan kata pengantar. Selamat datang, Perahu Kertas, yang benar-benar kertas! :-)

Adi said...

tetep nunggu kelanjutan supernova hahahaha~
*fans berat*

http://blog.didut.net

Riesna Zasly said...

salam sejahtera dari malaysia...
saya ada kesempatan membaca karya dee 'fisolofi kopi' dan 'recto verso'... membawanya pulang setelah melawat di jakarta awal tahun lalu... very fantastic!...

andrea hirata udah dipasar bukunya di malaysia...

how about u?
rasanya karya dee bisa ngetop di sini...

teringin membaca buku lanjut anda

Salam karya

Riesna Zasly said...

Dear dee..
jika recto vesto masuk pasar spura dan m'sia... pasti berjaya... dan ngetop..

segera lah bertindak meluas pasaran

Dian said...

semalem beli semalem pula tuntas .. alhasil pagi ini ngantor dengan mata bengkak .. beneran hanyut bersama perahu kertas ...

desinta wp said...

kepengen cepet2 beli juga, penasaran ma ending kisah kugy ma keenan xexe.. mbak dee, ditunggu lanjutan supernova nya :)

cipu said...

Saya telah menghadiahkan buku ini ke beberapa teman yang ulang tahun (padahal sebelumnya bingung mo ngasih apa), tapi mungkin karena radar neptunus yang membuatku berkeputusan untuk menghadiahkan mereka Perahu Kertas... Dan sekarang katanya mereka sedang asyik berlayar dengan perahu kertas nya Dee, tolong jangan diganggu dulu :p . They thanked me for the present, they love it.

Can't wait for the next (almost) impossible Dee's project...

Dewi Lestari said...

@Thank you Riesna. Kebetulan kali ini Perahu Kertas diterbitkannya oleh penerbit yg juga menerbitkan Laskar Pelangi, jadi siapa tahu aja jaringannya bisa sama :)

@Cipu: ok, nggak akan diganggu dulu! :)

~ D ~

Victor Alexander Liem said...

Koq kali ini kerjasama dengan Bentang?
Sekedar jaringan atau alasan lain?

Sebenarnya gimana sih caranya bikin cerita?

Vita Masli said...

Akhirnya ..
Pantas saja pas di Mall, Toko buku rasanya memanggil-manggil untuk di kunjungi. Saya baca dulu sampai tuntas, lalu kemudian tulis reviewnya ah. Sepertinya menarik!

Btw, mbak Dee..
saya yakin buku anda akan diminati oleh orang Malaysia, cuma saya jadi khawatir. Biasanya kalo mereka dah suka sering di klaim punya mereka. Jangan-jangan Dewi Lestari nantinya di klaim sebagai penulis berasal dari Malaysia.. xixixixixi

Piss!!

bluethunderheart said...

aku pasti meluncur besok ke toko buku heheheh.........
salam hangat selalu

Berry_Devanda said...

selamat ya mbak..

science said...

baru kemari senin saya mencoba mencari di gramedia surabaya, belum ketemu(tapi akhirnya menemukan buku yag selama ini kucari:the world without us-alan weisman, worth to read!we'll ask to ourself: what we have done to the blue planet..:T), buru-buru juga!tapi selalu penasaran!superova anda membuat saya merindig...jadi semakin penasaran dengan "anak"pertama anda itu!

well, keep inspiring us!
your "children" really2 ugly, makes me goosebumps!;T

allthesoccer said...

salam kenal mbak dewi. buka blog saya ya, ya ya

oppie said...

biasanya suka ada pembelian buku secara online. adakah?karena jadi menghemat waktu membantu tidak perlu jalan lagi ke toko buku disaat sedang sibuk seperti sekarang ini =(

Cakra Virajati said...

selesai juga berlayar mengarungi 440 halaman bersama PERAHU KERTAS karya Dewi 'Dee' Lestari selama 8 jam non stop. asli, gue mabok gara-gara terombang-ambing ama kata-katanya Dee. entah darimana dee mendapatkan inspirasi "liar-nya" untuk membuat tokoh keenaan (seorang pelukis) dan kugy (seorang wanita yang bercita-cita menjadi seorang penulis dongeng anak-anak). ini adalah inspirasi yang menggugah buat saya pribadi. pengalaman baru bagi saya untuk berlayar bersama perahu kertas karya dee..

science said...

tulisan anda, entahlah mengalir apa adanya,kadang juga membuat begitu banyak tanay, kekaguman, ketika tulisan anda mencoba mendobrak ketabuan,dance the tides!!!!...

bagi saya, membaca dan menulis adalah dua frekness yang sangat aditif!sudah sejak lama saya gandrung dengan mereka berdua!keduanya adalah prioritas dari 3 kegemaran utama:membaca, menulis, desain!dua teratas=valium ;T

untuk anda mbak dee,kapan tepatnya anda menyukai dunia tulis menulis?dan adakah waktu khusus untuk brainstorming projek buku terbaru..

hope those are bestseller [again, and again!!!!..]

iam really fond of reading yours!;D

maria.sitanggang said...

Tenang-tenang berayun, PERAHU KERTASnya membawa aku ke zaman SMA dan kuliah...dan saya termasuk golongan Utusan Neptunus :)
*Supernova-nya apa kabar Bu Dewi?

mamafa said...

thanks dee..
ternyata komennya beneran dimasukin ke buku ya.. :)

asahoshisama said...

Salam kenal Mbak Dee. Saya termasuk penggemar karya-karya Mbak Dee. Baru kemarin saya beli Perahu Kertasnya. Sebelumnya uang saya persiapkan untuk beli Supernova yang pertama, tapi ternyata sudah habis. Eh nggak taunya saya malah melihat Perahu Kertas sudah ada di Gramedia Malang. Sejak kemarin malam saya baca dan siang hari ini sudah hampir selesai. Saya terbius. Perasaan saya dikacaukan oleh karakter-karakter di buku itu. Good job! I love that.

ps: Saya ingin beli Supernova yang pertama. Sementara ini saya akan hunting dulu. Kalau memang di toko buku Malang sudah habis mungkin saya akan mengontak Mbak Dee lagi.

Dewi Lestari said...

@Asahoshisama:

Buku-buku lama saya sudah sempat dicetak ulang, tapi terakhir dpt laporan bahwa sudah habis dan akan dicetak ulang lagi. Stok yg tersisa hanya ada yg di penerbit. Jadi kalau mau pesan, bisa langsung hubungi ke penerbit Truedee Books, via email:
truedeepustaka@gmail.com. UP: Ummy/Ruri.

Thank you ya,

~ D ~

dee tja'em said...

bacanya baru nyampe halaman 77,, nyambi kerja sihh.. tapi bakalan katam kok...

Ibeth said...

KEREEEENNNNNNN!
Aku mewek, ketawa, nyengir, berkerinyut bacanya...

I love your books, I love you!

Wishing you a smooth delivery ya, Dee... semoga sehat, lancar dan selamat ibu dan bayinya.

Satya said...

Nggak sengaja menemukan blogmu Mbak,
Ijinkan aku jadi follower hehehe

bluethunderheart said...

akhirnya aku dapatkan bukumu lho hehehe.....
nanati malam aku mau bacanya
salam hangat selalu

liza fathiariani said...

akhirnya terbit juga bukunya. thanks ya mbak dee, segera meluncur ke toko buku nih, lama nian sudah menanti versi bukunya

draxc0la said...

congrats moga makin seru ceritanya..

Computer Internet
Pagerank

inspire said...

asik... uda release buku baru ya... nanti saya baca ah..



Read inspiring & motivating article here

Almarhum Damai said...

terima kasih untuk terus menginspirasi......

billystovano said...

selamat ya, mba..
atas terbitnya si "Perahu Kertas",udah nggk sabar mau berlayar dgn perahu kertas, hehehe...
btw, di manado kapan masuknya??

belalangkupukupu said...

udah punya udah punya...

berkaca2 bacanya... jadi inget mesti jujur sama perasaan sendiri... dan orang lain tentunya...

selamet mbaaaak, buku pertama yang dibeli dan tetep dibawa-bawa walo lagi gempa :p

bHieLaa's bLog said...

ngga sabar beli bukunya!
yang rectoverso aja udah bikin ketagihan... hehe.

selamatt ya mb Dee.. ^^

karya-karya anda menginspirasi saya!

salam kenal!

::Nabilla::

MAY'S said...

sudah beredar di toko bukukah?? atau harus pesan dulu...
Terakhir kali ke Gramed belum ketemu, 2 minggu lalu...

Sukses ya...

yupie's day care said...

hi, mbak...
di surabaya koq masih belum bisa saya temukan 'si perahu kerta'...
kapan mulai beredar disurabaya...?

mshennie said...

hi dee ... first of all, gw mo bikin pengakuan klo mbak dee itu adalah penulis lokal fave gw. Jadi gak usah disangsikan saya punya semua buku mbak dee ... *termasuk yang baru rilis ini juga*

saya suka "perahu kertas". Bahasanya lebih ringan, tapi novelnya gak terkesan asal jadi. Tetep keren kaya buku-buku sebelumnya.Gak tau kenapa, karakter kugy kebawa banget ke saya waktu baca novel ini. Waktu kugy seneng, saya juga merasa seneng, waktu kugy sedih, saya juga jadi ikutan sedih, gitu juga waktu dia jatuh cinta atau patah hati.

Ditunggu deh buku2 berikutnya ...
Wish you the best always ... ^^

Dewi Lestari said...

@May: Ada di kota manakah dirimu?

@Yupie: Banyak kok teman2 di Surabaya yang sudah membeli. Coba cek di jaringan Gramedia/Gunung Agung/Togamas. Bisa jadi juga kehabisan. Tapi setahu saya sudah keluar cetakan ke-2, jadi kemungkinan besar stoknya sdh ada lagi.

~ D ~

IsTaNa mEraH jaMbu said...

bukunya kereeeennn banget....

tertawa, menangis, merinding, sampe patah hati... alur ceritanya mengoyak perasaan... seperti tenggelam dalam dunia dongeng Kugy dan terseret dalam lukisan Keenan...

achi said...

waaaaaahhhh....senengnya liat buku Dee yang baru di toko buku... Dari jauh udah kliatan wuih ada buku baru neh, dari cara numpuknya yg asik dah ditebak buku bagus dan penulis bagus....ternyata bener Dee 'melahirkan' lagi...

Jujur blum pernah sekalipun tau mengenai format Digitalnya, ya baru tau ini dalam bentuk hard copy...

Aku baca pelan2....bukannya gak antusias, terlalu antusias malah dan sangat penasaran...cuman ngeri kalo cepet selesai :(.....

Good Luck Dee.....sangat dinanti buku2 selanjutnya...

GBU

Wilayah bonafit said...

Gw rada-rada iri melihat atau mendengar kesuksesan orang lain ,termasuk yang udah kayanya selangit.

Yah tapi itu khan PENYAKIT UNIVERSAL ,bukan ?

Saya cuma numpang nulis aj ,Tapi kalo mbak dee mau bantu saya menyebarkan ILMU RAHASIA TERBESAR " SAYA,
Mbak DEE TINGGAL NYURUH AJA PELANGGAN OR PENGUNJUNG MBAK
KE bONAFIT System.

Thank.......
salam Sehat dan tambah tinggi.
Bung bonafit

dhannia said...

sama seperti temen-temen yang lain
...
begitu selese baca novelnya, langsung berpikir keras, siapa yang layak jadi pemeran Kugy dan Keenan kalau difilmkan ?
hmmm....

menurut Dee ?

ikhwan said...

Dear Mba dee

Sugeng rawuh untuk edisi cetak perahu kertas. Moga laris manis tanjung kimpul,he..he..

Btw, aku mau undang mba untuk berpartisipasi sebagai juri dalam kompetisi esai mahasiswa 2009, "Menjadi Indonesia", untuk info lebih lanjut dapat dilihat di www.tempo-institute.org

Mohon informasi dari mba, ke alamat email apa saya dapat kirim undangannya. Saya dapat dihubungi by email,ikhwan906@gmail.com, atau telp. 98371997

Terimakasih Mba Dee

Semangat terus....

ikhwan said...

Mba Dee, Tempo Institute hendak mengundang mba sebagai juri dalam kompetisi esai mahasiswa 2009 "Menjadi Indonesia" info lengkap kompetisi esai ini dapat dilihat di www.tempo-institute.org,undangan dapat dikirim kemana ya mba.
Thanks

Iwan

yoeyha said...

Hi Dee,
perahu kertas telah sukses berlayar ke pelabuhanku tgl. 30 August 2009 dan dengan sukses pula isinya ku raup dalam waktu semalam :)tp dgn sukses pula membuat ku menitikan air mata sampai berkali2

cerita akhirnya benar2 tak terduga... so love the story

but i'm so suprise liat comment isenk saya mengenai perahu kertas di pilih dan di jadikan testi pada halaman akhir perahu kertas
(senangnya sampe lonjat2 loh :p)

thanks ya udh milih comment isenk saya ^^

sukses terus....di tunggu karya2 berikutnya.

Anita said...

mbak Dee,
Seperti biasa membaca buku anda, saya menangis mengharu biru di satu saat dan tertawa ngakak di menit berikutnya.

I really love this book. Thanks' for writing ya..

aqsukandut said...

Mbak, saya udah baca.. Selesai dalam waktu kurang 24 jam. Bagus lho ceritanya :D

ataedun said...

Ikut ngucapin selamatt...
covernya, wuihhh.....
Pengen review covernya, tapi belum baca bukunya eung... hihihi....

hebat, salut untuk dee dan Kebun-Angan.


ataedun

casanova said...

"Dipilih bukan memilih" - Ngena banget !!!!

Keren !!!! less than 24 hours book...gak bisa berenti baca!!!!

sangat inspiratif, lebih sederhana dari pada supernova, ngenanya kayak filosofi kopi, tapi dengan bahasa yang jauh lebih sederhana...keren abis !

Salam

Reggy
http://www.gudanginspirasi.com

neina said...

Mba dee, baru saja 5 menit yang lalu buku perahu kertas habis saya baca.

Saya sudah jatuh cinta sama mba dari pertama seri supernova muncul, sejak 'ksatria, putri dan bintang jatuh' saya melanjutkan ke 'akar', 'petir', 'filosofi kopi', 'rectoverso', sampai akhirnya'perahu kertas'. 'Akar' adalah favoritku.

Sebenarnya setelah membaca rectoverso dan perahu kertas saya bertanya-tanya, "kemana spirit mba yang saya lihat di 'seri supernova' dan 'filosofi kopi'?" karena dalam perahu kertas jalan ceritanya sangat mudah ditebak dan penokohannya menurut saya kurang kuat. tidak seperti buku2 sebelumnya, saya merasakan dunia sekitar tokoh2 perahu kertas ini kurang luas untuk pembentukan ceritanya sehingga saat saya membacanya saya kurang merasakan geregetnya.

Tapi sekali lagi ini kan cuma pendapat pribadi saya saja yang sangat subjective, mungkin genre cerita yang ada pada dua karya terakhir mba kurang saya suka, dan menurut selera saya terlalu klise walaupun didalamnya disisipkan banyak 'pesan-pesan'. Saya mengerti kalau ini merupakan usaha untuk memasarkan buku-buku mba ke sasaran pembaca yang lebih luas, tapi saya sangat kangen dengan 'mba yang dulu'.

Semoga mba sukses terus dalam berkarya..

PS: saya suka sekali lagu 'Aku Ada' ;) sangat menyentuh.

Dian E.R Sutopo said...

Dear mba Dee, bukunya baru aja nyampe di tangan nih mba, baru baca beberapa lembar, ditinggal mampir kesini dulu :)

desaturate said...

huhu mahalnya harga buku T_T

ferre said...

Dee!!! Kamu emang gila!! Emosi dan pikiranku dibolak-balik segila-gilanya waktu menyelami Perahu Kertas. Bener-bener bikin frustrasi sekaligus ketagihan tanpa henti. 5 jam dan nafas tertahan ga bisa lepas.

Semakin aku menebak jalan cerita berikutnya, semakin aku terjebak dalam suasana.

Yang bikin makin gila, kapan lanjutan Supernova-nya? Kangen ma Diva, Ferre, Dhimas & Ruben, Bong-Mpret, Elektra Pop, dan semuanya deh.

I can't wait for your 'signature' in your next story.

fadlunm said...

Dee's Back..

Sepertinya begitu. Buku terakhir - Rectoverso bagi saya pribadi kurang menggigit, mungkin hanya masalah selera. Perahu Kertas tidak begitu, 'Aroma' Dee semerbak tajam disini, bertaburan dialog-dialog cerdas-liar-tajam-inspiratif-menyegarkan. Selamat menikmati, buat anda, saya, kita semua. Cheers!

dustysneakers said...

I read your book and couldn't stop. sangat enjoyable dee!! couldn't wait to see any any llive discussion about it!!apakah dalam waktu dekat akan ada di suatu tempat di Jakarta?

MAY'S said...

Solo, Mbak...

Yuni Zai said...

hallo mbak, saya belum berlayar dengan perahu kertasnya. saya masih mengintip saja dari balik-balik armada. semoga saya akan mencobanya...

Adie Riyanto said...

halo mbak Dewi

ini Adie, yang datang di Meet and Greet di Gramedia Matraman sabtu kemarin.

Saya mengucapkan terima kasih banyak atas semuanya, atas tanda tangannya, dan kesediannya berfoto bersama.

Sebagai imbalan, sebalum saya mudik lebaran, saya titipkan parsel lebaran kepada agen Neptunus berupa dua buah postingan di blog http://adieriyanto.blogspot.com/ khusus untuk Anda sebagai tanda terima kasih atas keramahannya.

Semoga berkenan berkunjung untuk menikmati parsel lebaran dari saya.


~Adie~

Dewi Lestari said...

@DustySneakers: Sbtlnya tgl 12 kemarin ada acara meet n greet di Gramedia Matraman. Infonya adanya di Facebook, Dee Event, dan di blog Perahu Kertas. Sori tidak terumumkan di sini.

@MAY'S: Kalau Solo sih harusnya sudah ada, karena kota2 sekitar seperti Yogya sudah masuk. Coba aja dicek lagi. Penyebaran di Pulau Jawa sudah dimulai dari akhir Agustus kok.

Terima kasih buat semuanya yang udah mampir dan berkomentar! :)

~ D ~

elmoudy.us said...

Congratzz Dee,
setelah membaca novelnya Paulo Coelho (Eleven Minutes), agenda berikutnya membaca novelnya Dee ini..
pasti nyambung banget yaa...

ntar sore deh gw ke Gramed hunting Perahu Kertas...

elmoudy ; http://elmoudy.com

Abizar PeA said...

PERAHU KERTAS

Waktu masih kanak-kanak kau membuat perahu kertas dan kau layarkan di tepi kali; alirnya Sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan.

"Ia akan singgah di bandar-bandar besar," kata seorang lelaki tua. Kau sangat gembira, pulang dengan berbagai gambar warna-warni di kepala.

Sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada kabar dari perahu yang tak pernah lepas dari rindu-mu itu.

Akhirnya kau dengar juga pesan si tua itu, Nuh, katanya,

"Telah kupergunakan perahumu itu dalam sebuah banjir besar dan kini terdampar di sebuah bukit."

(Sapardi Djoko Damono

suaidi2007 said...

semangat mbak

Muhammad Rizki Fadillah said...

@Dewi Lestari, Blog Perahu Kertas alamatnya dimana?

henry said...

Meet n Greet nya tapi sebentar banget kak dewi (gak mau panggil mbak, karena bukan orang jawa hehehe).
Tapi gpp sih, setidaknya dapet tanda tangan di buku perahu kertas saya plus bisa denger theme song nya :D

My Kokoro said...

Sungguh kecewa dan semakin penasaran..Perahu kertas belum berlayar ke kota Khatulistiwa..

Can't wait....

Dody FariaL said...

sebenarmya saya pengen baca bukunya mbak dewi ini, tp di bpp ga ada tuh mbak..gimana ya? saya mo tuker link sekalian boleh mbak dewi? http://miscah.blogspot.com, thanks ya

Dewi Lestari said...

@Henry: Ya, maklum, udah hamil besar. "Baterai" terbatas. Nggak kuat lama2. Hehe.

@Muhammad Rizki: www.dee-55days.blogspot.com. Ada di daftar blogroll saya kok, di sebelah kanan tampilan blog ini. tinggal diklik aja.

@My Kokoro: Maksudnya Pontianak? Harusnya sih udah ada, ya. Menurut distributor sejak tgl 9 sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Thank you all,

~ D ~

My Kokoro said...

Iya mbak,....Udah di ubek-ubek toko bukunya tapi masih belum ada...di Gramedia sini juga ga ada..

serendipity said...

Dear Dee,

Kalau nanti benang merahnya akan diadakan sebuah visualisasi untuk Kugi dan Keenan....Aku ingin sekali Keenan itu diperankan oleh Nicholas Saputra (aku sampai baca buku itu 3 kali dalam sejak dua hari buku itu dibeli), jadi karakter yang kuat rasa-rasanya Nicho deh...(just a suggestion), kalau Kugy...hm..aku pikir-pikir dulu ya..kalau sudah baca sampai 6x mungkin dapet feel nya..hihhihi...Aku suka bukumu yang sekarang..aku sampai dibilang gila sama satu rumah, karena dikamar aku teriak-teriak, ketawa sampai nangis gak karuan...U really bite my heart Dee...
PS: bisa gak buat buku yang seperti PK lagi???hihihihi...Like your books, Dee...

Forman Sidjabat said...

wahhhh... buku baru ya...

Forman Sidjabat said...

oh ya mba dee... saya mau memperlihatkan artikel saya tentang kopi...
http://5setia.blogspot.com/2008/09/karena-kita-kayak-kopi_24.html
dan ternyata saya [baru] ingat kalau mbak dee pernah menerbitkan buku filosofi kopi...
hahha.. saya telat... [dulu sih pernah liat di infotainment].. btw tuh buku masih edar gak ya mba... karena saya merantau dan kerja part time saya bisa membeli apa yang saya mau..hhe

dianekawati said...

Love your books always, Dee. Thanks! Tapi ada yang mengganjal nih, bab 40 hal 365, tertulis "Selat Sunda, Mei 2003..." bercerita tentang Luhde yang mau menyeberang ke Jawa. Hmm, bukan Selat Bali ya?! Selat Sunda antara Jawa dan Sumatera kayaknya terlalu jauh dari Bali :)

Wira said...

Dee...sorry OOT,
cuma mau ngasih tahu saja kalau link dee-rectoverso down, accountnya di suspend. tadi dapet coba ngeklik.

regards,

Wira
====

science said...

sudah menemukan!
di toko gunung agung sby malah ada yg edisi plus tanda tangan sampeyan!lumayan,harga sama!;D

jika sampeyan sedang bingung apa yg hendak dilakukan, apa yg anda perbuat?tarik nafas 3 kali, buat to do list, atau buat progress pencapaian, atau malah merenung??

Reni samara said...

Dear dee,

Congratulation ya dee, Perahu Kertas sudah keluar dan sudah mau ada filmnya, tertarik neh kira2 siapa yang jadi Kugy dan Keenan.. haha

oh iya, selain itu. makasih ya dee, buku ini telah menjawab beberapa pertanyaan2 hidup saya, emang ini buku punya banyak pepatah yang bener2 kadang bikin saya nangis.. haha, belom lagi suka cekakak-cekikik sendiri bacanya...

Thanks ya dee!

Dewi Lestari said...

@Dian:
Memang yang benar adalah "Selat Bali", itu kesalahan editorial. Akan diperbaiki di cetakan ke-3 (krn cetakan ke-2 sudah keburu naik cetak sebelum filmnya sempat diperbaiki). Sudah banyak juga yang menanyakan tentang hal itu. Tks ya.

And thank you all for your comments,

~ D ~

dewinyamalam said...

baru kali ini sy menemukan penulis sekaligus artis yg sangat atraktif dg pembacanya (bisa juga dibilang fans-nya).

sy beli perahu kertas, sedikit banyak krn baca komentar2 yg tertulis di versi cetaknya, kemudian sy lihat di novel ini, ada beberapa jejaring untuk bisa langsung berhubungan dg Dee, sangat menarik, malah..tak jarang Dee membalas komen2 yg masuk.

sy benar2 kagum akan kerendahatian Dee, untuk artis sekaliber Dee, ko' ya masih sempat bercuap2 menanggapi pembacanya dg hangat, benar2 superb!!

sy tunggu karya selanjutnya Dee, dan senang bisa bergabung disini..

Love you so much!!
GBU!!

Dewi Lestari said...

@Dewinyamalam

Makasih juga udah mampir. Saya mmg lebih nyaman komunikasi via web (twitter, FB, dan blog). Selain jadi tahu opini/profil pembaca saya seperti apa, this is the only way that I can communicate with my readers comfortably and also quite directly.

Cheers,

~ D ~

Ruth said...

Mba Dee,
Saya salah satu orang yg setia memburu semua karya2 Mba Dee.
Sebenarnya saya sangat menunggu2 lanjutan setelah Petir. Tapi Perahu Kertas memang beda banget. Tolong jangan pernah berhenti menulis ya, Mba. Karya-karya Mba Dee menjadikan hidup saya punya warna baru. Makasih ya.

lilliperry said...

perahu kertasnya belum saya baca.. 'ketinggalan banget euy' :(

saya tahan buat gak beli karena janji seorang teman untuk memberi buku itu sebagai hadiah.. seminggu lagi katanya.. kacau.. :))

tapi saya masih menunggu lanjutannya petir itu.. :D

sukses terus buat mbak dee..
terus menulis, banyak yang terinspirasi lho dari mbak dee.. :)

mooo said...

sdh menamatkan baca Perahu Kertas 3 hr yg lalu.

Nice^^
Agak beda dari karya2 mba Dee sblmnya ya? lbh simple dan mudah dicerna. Perfect bgt ngegambarin seorang aquarius nya, so me... hehehe sesama aquarius soalnya:)

Ina said...

sudah 2 kali berlayar dengan perahu kertasmu dee.... Perahu Kertas memang beda dari novel2 sebelumnya, tapi tetap berkarakter seorang Dee... Bravo Dee, keep on writing and let us enjoy yours :)

Re said...

"Lu maafin gua kan Gy?"
"Asal lu juga maafin gua, Non," kata Kugy lirih.
Keduanya berpelukan lama. Mencairkan apa yang sudah membeku selama hampir tiga tahun.
"Gua juga mau ngasih tahu sesuatu..." bisik Noni.
"Bahwa lu sebenarnya Batman?"

Huahahaha...sumpah aku ngakak lho pas baca dialog ini..sampai aku ulang 3 kali bacanya..

dan..sayang endingnya buatku kurang menggigit, too good to be true, mungkin lebih realistis jika kita biarkan saja Kugy menikah dengan Remi dan Keenan hidup bersama Luhde..

Dengan begitu memang tidak akan menuntaskan haus pembacanya, namun bisa membuat orang terus memikirkan Kugy dan Keenan, membuat Kugy dan Keenan terus berada dalam otak pembacanya untuk beberapa hari kemudian, yah seperti ketika kita habis membaca semua buku Sidney Sheldon :)

ea_12h34 said...

dee, akhirnya hehhehe tamat juga perahu kertasnya.

dua jempol buat dee, saya jadikan kado ultah buat adik saya yg baru saja wisuda..

just ordinary nda said...

mbak dee... ak lg baca bukunya niy

klo lg makan rangginang jd inget keenan hehehe

forearthonly said...

perahu ini sudah di tangan..
semoga supernova ke-4 (kalau ada) ngga harus nunggu sampe 11 tahun :)

Nene Panda said...

Buku yang membawaku menangis dan tertawa sendiri di tengah malam dan dibayangi oleh ketakutan akan tidak bisa bangun dan telat ujian di pagi hari.. Yang pasti ga menyesal untuk tetap bertahan menyelesaikan buku yang keren banget ini... membawa suatu perspektif baru dalam memandang hidup. Buku dengan "bobot" yang pas... tidak terlau berat untuk dinikmati tapi juga tidak terlalu ringan untuk menjadi bosan dan menjadi tanpa makna.

afra said...

Dear Mba Dee,

Abis baca Perahu kertas aku gatel pengen nulis reviewnya.... silakan dibaca-baca kalau sedang senggang. Bisa dibaca di http://esotericafra.blogspot.com thanks mba Dee atas inspirasinya. Saya jatuh cinta sama pasangan K&K!

Henny Y.Caprestya said...

sudah baca novelnya, sempat kehilangan juga, dan akhirnya beli lagi. tapi nggak ada kata menyesal untuk membaca Perahu Kertas dari awal hingga akhir, nonstop.

banyak imajinasi mbak Dee yang nggak pernah terbayangkan sebelumnya, bercerita dalam sosok remaja yang penuh hasrat dan cita-cita.

setelah berkali-kali bilang di blog, goodreads, facebook dan jejaring yang lain, sekali lagi Henny mo bilang TWO THUMBS UP buat mbak Dee dan Perahu Kertas-nya!

sukarno said...

buku ini sangat bagus, makanya saya memberikan buku ini untuk cinderamata di acara Kenduri Narablog 2009 Jilid 2 yang saya gelar di guskar.com

Reflection said...

mbak Dee...
udah kepikiran nih siapa yang cocok memerankan Kugy...

Poppy Sofia.... as a Kugy
Nicholas Saputra as a Keenan
Richard Kevin as a Remi
Davina as a Wanda


sisanya...akan dipikirkan lebih lanjut

Jarot said...

Mba Dee,

Kok bikin judulnya sama persis dengan karya Sapardi Djoko Damono, belum lagi puisi berjudul "Aku Ingin"-nya, emang keren banget tuh SDD...

menurut mba Dee apa sih yang bisa diceritakan tentang SDD ini ?

Kediaman Ayah said...

Akhirnya....Ketemu juga! Dee, saya belum baca Perahu Kertas, tapi yakin banget buku itu pasti keren. Dee, kita sama: suka nulis, nyanyi, bikin lagu. Tapi bedanya buaaanyaaak!!! Anda di kota, saya di desa; Anda penyanyi pro, saya penyanyi kamar mandi; Anda penulis beken, saya penulis RT; Anda ngetop, saya gak banget; Lagu Anda laku keras, lagu saya dibagi-bagi gratisan ke teman aja; dsb. Salam kenal dari kampung terpencil di bawah bukit di daratan Malang Selatan Jatim! Sukses!

Pauw-Pauw said...

Samudra ini sarat kehidupan, perjuangan, keluarga, cinta dan persahabatan... mengantarkan perahu kertas menuju pelayaran tanpa batas.. hingga tenggelam dengan indah pada waktunya...

Perahu kertas setiap katanya bisa bikin aku terhanyut dalam cerita,, lupa segala beban, dan sedih saat perahu kertas harus ditutup,,,

Johan Bhimo Sukoco said...

Mari mengarungi imajinasi dee di atas perahu kertas..
-jbs-

whatawonderfullife said...

perahu kertas makes me addicted. seperti keenan yang addict sama kug;)

Honeloty said...

what a love story!

satu hal saja....(eh, atau dua ya?!)

Seandainya Kugy bukan penulis, dan Keenan bukan lah pelukis.

Makasih banyak Dee....untuk bahasamu yang lebih sederhana dalam mengungkap cerita-cerita 'rumit tapi bermakna' mu. Always enjoy them so much... (Btw, kapan nih ada lanjutan Supernova lagi? hehe)

Reza Ahmad Zamroni said...

Wajib diburu...

penari rajam said...

belum beli.. tapi akan.. saya suka akar mba dee...

Ira Setiyoadhi said...

Terima kasih telah membuat perahu kertas. Terutama terima kasih telah membaginya kepada kami. Membuat saya kembali tersadar atas keinginan saya sesungguhnya dan kembali memberikan saya semangat untuk menjadikannya nyata. saya masih menunggu keping-keping supernova selanjutnya...

MaRDiaNa said...

wah, seru banget nih Perahu Kertasnya.
hampir sama dengan apa yang ku alami!!

mba, gimana sih cara buat novel sebagus itu??
aku punya banyak pengalaman tentang cinta, keluarga dan persahabatan.
Ingin rasanya pengalaman ku d jadikan novel juga.

Sri Riyati Sugiarto & Kristina Melani Budiman said...

Mbak Dee,

Saya seorang penggemar. Saya baca hampir semua buku Mbak. Saya terkesima dengan Supernova. Saya punya ketiga-tiganya, semuanya cetakan pertama, jadi yang akar itu masih ada lambangnya. Terakhir saya baca buku Mbak "Perahu Kertas".

Makanya mau numpang kritik *waduh, ini awam/amatiran angkat bicara sama senior, tapi saya tulus suka dengan tulisan mbak, makanya berani urun pendapat*. Buku ini jadi roman biasa saja dibanding dengan buku2 Mbak Dee yang lain. Buku2 Mbak Dee selalu tidak biasa, temanya menggelitik dan berani keluar jalur. Tapi "Perahu Kertas"ini lebih mirip serial cantik. Isu sosial dari Sakola Alit tidak dibahas lebih dalam. Bagaimana kelanjutannya? Apakah dengan sedekah saja mereka cukup? Apakah tifoid berhasil diperangi setelah kasus Pilik? Saya masih penasaran. Mengapa kadang Keenan berlu-gua padahal biasanya dia bicara dengan kata ganti orang pertama tunggal "Saya"? Ini nggak penting sih sebenarnya Mbak. Curiousity, more than other things. Apakah Kugy dan Keenan akhirnya menggapai mimpi mereka? Apakah buku mereka jadi terbit? Apakah Keenan masih tetap melukis? Di Jakarta atau Bali? Mungkin saya yang nggak dong, tapi begitu mereka menemukan jalan bersama kok impian mereka nggak dibahas lagi. Setelah mereka live happily ever after kesannya selesai. Padahal perjalanan penulisan Kugy baru mulai, tapi kenapa itu semua tidak dibahas lagi ketika cintanya sudah berlabuh? Jadi terkesan tidak penting lagi. Jujur saya terpukau pada perjalanan mencari jati diri seiring mencari cinta sejati. Soalnya yang kedua nggak bakal ketemu kalo belum nemu yang pertama. Makanya di sini saya menemukan kekuatan perahu kertas dalam menuturkan lika-liku tokohnya.

Mohon maaf kalau ada kata2 yang kurang berkenan. Bagaimanapun saya salut pada novel ini. Kritik nggak pernah sepadan dengan orang yang berani menulis bukunya sendiri. Kritik cuma bisa menghiasi karya seni, tapi bukan karya itu sendiri. Novel ini adalah karya seni. Saya tidak bisa meletakkannya. Saya ikut mengalami emosinya. Saya menangis dan tertawa waktu membacanya. Cuma saya berharap sangat besar, kalau mbak Dee menulis novel lagi, mungkin tidak seindah mimpi, tapi yang lebih kaya karya literatur gitu. Semacam Supernova.

One Simple Tech said...
This comment has been removed by the author.
Seto said...

"Keenan sama Kugy mesti jadian" itu yang terbentik dipikiran saya saat baca Perahu Kertas pertama kali. Tapi semakin dibaca semakin penasaran, gimana bisa jadiannya kalo begitu banyak "persamaan" di keduanya, saking samanya, sampe-sampe gak bisa menyatukan perasaan mereka sendiri. Ditambah dengan segala intrik-intrik kehidupan mereka, cerita ini makin bikin penasaran. Seperti yang dibilang Kugy, bahwa untuk jadi diri sendiri kadang harus berputar. Begitu juga dengan cinta mereka, keduanya harus berputar untuk menemukan jalan cinta mereka.

Salut buat Dee yang sudah bikin kisah ini begitu menarik dan bikin penasaran.

chrysant said...

pokoknya tulisan dee kerennnn....

koleksi supernova saya pernah dipinjem oleh seorang anak sma swasta terkenal di bandung... gurunya nyuruh bawa buat referensi pelajaran bahasa indonesia katanya... WOW...

ditunggu ya kelanjutan supernovanya...saya sudah terlalu lama sakauw....

deanbtb said...

Menyelami PERAHU KERTAS


Membaca cerita ( apa aja ceritanya ) dengan meng-imajinasi tokoh seperti nyata. Membaca dengan membayangkan siapa tokoh yang sepertinya pas, seolah-olah kita tidak hanya sedang membaca tetapi juga berimajinasi di dalam otak. Andai A adalah ini dan B adalah itu. Sehingga saat membaca otak dan pikiran kita juga akan bekerja sendiri, bahwa tokoh2 itu berjalan dan memiliki lakon serta karakter seperti angan-angan kita ( kita disini saya sendiri )

Perahu Kertas, adalah bacaan yang sangat menginspirasi, Dee sangat dikenal dengan permainan kata2 yang asing tetapi pada akhirnya lebih mudah dimengerti, dengan wawasan yang tentu sangat luas.

Perahu Kertas membuat oran g tertawa sendiri, pengan menangis, semangat



Seperti saat saya membaca peran dan karakter serta ciri fisik Keenan & Kugi yang telah digambarkan oleh penulis secara gamblang, juga tokoh2 lain.

Keenan yang tampan, awalnya berambut panjang, seniman saya langsung tertuju pada sosok Nicholas Saputra. Sosok yang cool, keren bgt, datar, santai, cerdas, dimana saat dia berambut panjang ataupun pendek tetap saja terlihat perfect, juga meski asli Indonesia tetapi masih terlihat Indo yang dicerita digambarkan Ibunya berdarah Belanda.

Kugy yang acak2an, semaunya sendiri,tetapi tetep aja pantes, cablak,lucu, selalu tampil pede,agak slenge’an. Entah kenapa saya langsung terbayang Arrta Ivano ( pemeran Kalila di PPT ). Tokoh ini klo saya lihat bisa aja jadi anak yag konyol,tetapi saat serius semua nya juga bingung, kok bisa yak….

Nah, itulah yang membuat saya selalu tertawa-tawa sendiri saat membaca Perahu Kertas dengan tokoh-tokoh saya. Sampai2 saudara saya bilang ‘ini anak aneh, stress.Baca aja dari tadi senyum2 sendiri “

Karena ya itu tadi,di dalam otak saya bukan Keenan,Kugy,Noni, Eko ataupun Remi lagi… Saat pertama baca nama dan karakter,saya langsung mencari tokoh nya. Sehingga di otak saya yang ada lakon Nicholas Saputra, Arrta Ivano,Junior ( Eko, yang polos dan selalu jadi kalah2an ), Nirina Zubir ( Noni yang care dan selalu rame ), Rama Mikael ( yang mendekati perfect dan idola wanita juga ), Rachel Amanda ( Luhde, karena di cerita langsung dikatakan usianya masih muda dan lebih kecildari yang lain ). Ira Wibowo ( mama Keenan, terlihat bule dan sabar ), Cok Simbara ( Ayah Keenan, pendiem dan gengsian ).

Sumpah, saya mpe ketawa2 sendiri baca sambil pikiran saya tokoh2itu.

Itu aja yang mau saya sampaikan. Dee, selalu menjadi inspirasi buat saya. Bukan hanya buku2nya, tapi Dee pribadi itu. Terima kasih atas segala inspirasinya, tulisan2 nya...


Salam,

Dean

SiMunGiL said...

AJIB!! keren banged...begitu baca dari halaman pertama gak berenti, alhasil satu buku dibaca dalam beberapa jam kelar!

dan diulang baca lagi esoknya...

pertama baca kebayang terus keenan & kugy, trus ketawa sendiri ngebayangin mereka...

keren bangedss!!

terimakasih sudah berbagi dengan kita semua!
saya tunggu lagi episode selanjutnya...

such an inspiration!

Sagara said...

Halo dee

Maaf kalo saya kurang up to date hingga baru dengar tentang perahu kertas.

Maybe I will looking for the book...

Moga kalau memang bagus bisa di layar lebarkan. Hope fully for that...

Salam kenal

Rusa Bawean™ said...

bisa pesan lewat sini gak ya???

wiwid said...

....makasi,dee.........setiap kali saya mebuka setiap halamannya, setiap potongan kalimatnya,...setiap potongan plot ceritanya......setiap kali saya menyelam kedalam "perahu kertas".....saya seolah melihat diri saya sendiri..............saya penghuni dunia garis dan warna.....setiap karya saya dedikasikan untuk seseorang yang sudah jadi "milik" orang lain.....saya buat dengan setiap tetes nyawa........wanita itu pun suka mendengar "Karma Chameleon"......berantakan....mungil......
dan penuh imajinasi........saya pernah mengasingkan diri ke gianyar untuk menyembuhkan "luka".....membangun kembali "rumah" saya dari awal.......namun akhirnya kembali menyelam kedalam masa lalu........

mirip dengan "Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh".....ternyata yang anda tulis....benar terjadi di dunia nyata...........

terima kasih sebanyak gerimis........saya tak pernah bosan membacanya, ini kali ke 30 saya telah membaca "Perahu Kertas"...........

"Maybe that's all we need is to meet in the middle of impossibilities......standing in the opposite poles, equal partners in a mystery..........."

terima kasih,dee......

Ms Siksta Alia said...

Mbak dewi
Terima kasih atas perahu kertasnya..
Terima kasih karena menghadirkan Kugy dan Keenan ke dunia ini..
Di saat saya merasakan ketakutan, kegelisahan dan harapan yang sama seperti mereka
Juga rasa tidak dimengerti yang sama..
Semoga saya cukup beruntung untuk bisa mewujudkan mimpi saya di dunia ini seperti Keenan dan Kugy....
Sejujurnya mereka membangunkan nyawa yang hampir mati dalam setiap impian saya..
Dari hati saya yang paling dalam..
Terima kasih Mbak Dewi..

Princess Shafirra said...

Perahu kertasnya bikin meleleh nii.. :) Congratz yaa! :D

One Simple Tech said...

bagus banget infonya nambah semangat Indonesia Page.

ratna wulandari said...

mba dee...bagus bgt novelnya..

aku suka bgt n dah baca tuntas tas tas..

cute girl said...

That's great !!
Teruslah berjuang menghasilkan karya-karya berkualitas Dee ..
Thanks !

cute girl said...

The great book !

Fun Dee said...

perahu kertas, novel terkeren dari sekian novel Dee yang pernah ada. Tulisan nya lebih "populer". I Like it!! Dan impian utuk bisa menulis seperti Dee, tetap menjadi mimpi yang harus saya wujudkan.. ^_^

Congrats, Mbak Dewi..!!
Double thumbs.. You Still My Idol!!

GBU,,,

bloggiste said...

Hai Dee,

Brilliant as always!! Perahu Kertas memang bacaan yang lebih ringan dari karya-karya Dee sebelumnya, tapi tetap sarat makna dan bukan sekedar cerita cinta a la Chicklit

Mungkin sedikit beda dengan pendapat umum, tapi buat saya yang sangat berkesan adalah tokoh Remi dan Luhde.

Kalo boleh saya ingin menyampaikan sedikit saja kritik, mudah-mudahan bisa berguna untuk novel-novel Dee selanjutnya: buat saya pribadi yang agak sedikit mengganggu adalah bahasa Belanda yang agak kurang pas di bab awal buku. Seperti sebutan 'vent' untuk Keenan oleh oma-nya, dalam sense kalimat tsb. sebutan yang lebih tepat dalam bhs. Belanda sehari-hari untuk Keenan adalah 'jongen' (panggilan yang lebih umum untuk anak laki-laki). Kemudian juga kalimat 'Oma kan niet ferget' seharusnya adalah 'Oma kan niet vergeten' yang artinya adalah: Oma tidak dapat(me)lupa(kan). Akan lebih luwes kalo kalimat ini diganti menjadi "Oma zal het nooit vergeten" yang artinya Oma tidak akan lupa.

Sekali lagi maaf kalo mungkin kritik ini kurang berkenan, tapi saya sangat berharap mudah-mudahan kritik ini dapat memberikan masukkan untuk karya-karya Dee selanjutnya.

Looking forward to your next book! :)

bloggiste said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Dewi Lestari said...

@Bloggiste:
Terima kasih untuk sumbang sarannya. Anda pembaca yang teliti dan sepenuh hati :)

Terima kasih juga untuk semua yang sudah mampir dan berkomentar! Love you all!

~ D ~

Mutia said...

Dee.. keren tauk perahu kertasnya! cuman kasihan aku sama Luhde.. dia terlalu sempurna buat nggak jadi pemeran utama.. kenapa sih, kok gitu?
hmm..dan aku ngeliat keenan tu rada gk konsisten. kenapa kok dengan begitu mudahnya dia saying love ke luhde... padalah Kugy sama Remy kaya'nya semenikmatin itu..

hmm.. selebihnya keren! selalu ada 'nyawa' di tulisan kmuu.. bukan cuman kata2 yg dirangkai jadi kalimat indah... dan itu yg bikin seseoran 'harus' menjadi manusia yg berbeda setelah baca tulisan kmuu..

Salute!

UNDROMEN said...

dee, aku seneng perahu kertasnya.
sungguh akhir yang begitu indah.

aku jadi bepikir, semoga sekarang ini aku nggak berharap pada orang yang salah. aku sungguh menyayanginya. dan mungkin jika ia memiliki bayang-bayang lain, semoga aku bisa melepasnya. seperti luhde dan remi.

ratihajeng said...

ak cuman dalam semalam baca novel ini, sampai-sampai ngerelain ga tidur (n ga bisa tidur karena penasaran dgn lanjutannya). untungnya keesokan harinya hari Minggu..

love this book so much!!

jadi inget Bali. dimana ak menemukan cinta dan kehilangan cintaku disana.

thanks Dee.. ^^

noor said...

aku suka sekali karya mbak dee yang ini.......keren!!!!

binarbulbul said...

mba dee yg terhormat graak ! (hehehehhee)
saya baru mulai baca perahu kertas dua hari yang lalu.bahkan belum selese. tapi rasanya gabisa nahan kebelet komen.
maaf mba, saya cinta bukumu dari jaman supernova.
dan pas saya mulai baca perahu kertas. ada sedikit rasa kecewa, kenapa dee nggak se absurd dulu ya ?.
tapi saya bersyukur atas kekecewaan itu.
orang bilang orang seumur saya gak pantes baca supernova. apa mudeng ?. bahasa perahu kertas yang seringan chiki itu, tapi isinya yang seberat gas elpiji. ah bingung, pokonya gitu lah.
terus, saya juga bingung kalo orang nanya. itu novel tentang apa ?
novel kamu.
gak kaya harry potter yang tentang penyihir
twilight yang tentang vampir ganteng
atau sherlock holmes yang tentang detektif
dan blah blah blah
NOVEL KAMU ITU TENTANG KEHIDUPAN.

terimakasih dee, saya belajar banyak dari kamu.

*B*

Dana Manik said...

Buku ini menjadi bukti kedekatan dee dgn fan-nya spt saya.
Saya ingat pertama kali buku ini lounched digitally via XL-wap, dee di undang acara pagi - pagi I-Radio, pagi itu juga saya langsung berlangganan.
Pagi itu juga saya membaca 2 chapter awal dan memberikan komentar via sms ke I-Radio.
Tak di sangka, Dee memilih saya sebagai pendengar yg berhak menerima hadiah dari XL berupa HP Nokia N-70 black.
Wow, kaget sekaligus kagum sama kejelian seorang Dee. Di antara ratusan SMS yg masuk, dee jeli memilih saya.

Makasih banyak, will find the book.

ŸûѝĬ ℓM said...

hallo mba dee...


mau sedikit menyampaikan rasa kekaguman saya dg novel perahu kertas..jujur baru pertama saya membaca karya mba dee lwt perahu kertas ini..dan sampai saat ini saya sdg membaca perahu kertas untuk kedua kalinya..bener2 sebuah novel inspiratif..
thanks a lot

SeLfHaTeR said...

Waaa.....Di Tarakan dah soLd Out,pdahaL pengen punya....
Yah,nunggu pas mudik ke jawa aja dah....
Bagus bgt bukunya,kayanya kLo dibikin film jg bagus tu.HeHe....
Dtunggu coretan2nya Lagi Mba....

p o n y i n g said...

sungguh beruntungnya aku, membaca perahu kertas saat aku tak punya semangat untuk mencoba menjadi lebih baik. waktu yang amat sangat tepat. saya cuma mau menyampaikan kalau aku sungguh menyukai novel ini. terimakasih abnyak mbak Dee :)

..trikoo's zone.. said...

rasanya pengen ketemu ma Keenan dan Kugy di dunia nyata..
Luar Biasa...

Aditya Tuhe said...

ajari saya nulis dong mbak ...
saya ingin mnulis novel, tp rasanya slalu kurang tiap kali ceritanya masih bebentuk cerita pendek.

prahu kertas, memberi saya semangat.
tapi sya harus banyak belajar.

ajari saya ya...
:D

Mount said...

akhirnya... ga sabar utk segera baca..saya masih konvensional utk masalah baca membaca.. jadi dgn cetakan kertas, ini sangat sangat ditunggu. sukses .. saya masih menunggu kelanjutan supernova :) salam

gelatik said...

Wah, jadi pingin baca lebih jauh tentang Perahu Kertas.
Dan senang bisa menemukan blog ini. Semoga sukses dengan tulisan-tulisannya yang lain.

Salam dari
Bali | Internet Businessholic

firman_badung said...

Hatur nuhun Teh Dewi Perahu Kertasna...
sae pisan......

Anggra T said...

mba Dee, buku perahu kertas ini benar2 inspiratif banget.
sedari kecil saya memiliki 2 impian, menjadi seorang dokter dan penulis. Namun dalam perjalanannya, demi meraih gelar dokter, saya acap kali mengesampingkan kesukaan saya pada menulis, sehingga pada akhirnya walaupun gelar dokter sudah di tangan, saya merasa kosong, seperti anak domba yang kehilangan arah tujuan.
selama ini saya tidak tahu kenapa, tetapi hari ini, berkat buku mba Dee ini, mata saya terbuka. seakan2 Tuhan berbicara pada saya melalui buku ini bahwa menulis ternyata adalah bagian dari hidup saya yang tidak mungkin terpisahkan.
Makasih banget, mba Dee. hari ini saya akan memulai langkah kaki saya untuk meraih salah satu impian saya yang hampir terlupakan itu. Sukses selalu, mba! GBU :)

Belaniza said...

sungguh sangat mengharukan. kisah dua org anak muda yang berkarakter sama dan mempunyai cita" yang sangat luar biasa.

resty novindah pramita said...

aku akhirnya percaya, kenapa orang2 bilang kalo cerita perahu kertas itu bagus. karena aku dah baca dalam waktu 8 jam saja (diselingi makan, mandi, dll.heheheh) dan beberapa kali dikejutkan dengan alur cerita di dalamnya.
emang bener, kalo novel kali ini berbeda dari novel mbak Dee yang sebelumnya. perahu keras ceritanya lebih ringan dan mengalir. tapi, tetep gak kalah bagusnya :)
good work mbak :)

nocturno said...

Perahu Kertas adalah kado ulang tahun terindah yang aku dapat dari teman-teman kuliah. Senang rasanya ketika mengetahui ada orang-orang yg perhatian sama aku. Mereka tahu apa yang teramat sangat aku ingin miliki saat itu-Perahu Kertas. Yang pada akhirnya menjadi pelengkap Filosofi Kopi dan Rectoverso yang saya punya. I love this book so much! Cerita yang begitu menghipnotis sehingga membuat aku menangis meskipun bukan saat membaca bagian yang sedih.
Ditunggu buku selanjutnya...

presyprezl said...

dee, saya setuju sama salah satu comment pembaca yg bilang poppy sofia cocok banget sama kugy.. hehe
entah kenapa waktu baca perahu kertas, bayangan kugy mirip banget sama dia..
mudah2an di-film-kan ya dee.. :D

ala sepow said...

wah udah panjang yah yang ngoment nya! hehe. well thx Dee walaupun sayah telat baca ni buku tapi saya ga nyesel akhirnya bisa ngebaca ni buku ampe akhir. keren, inspiring, dan sangat menyentuh.

silmi_pradini said...

keren....baru ajah baca (heheh telat)..kirain ky cerita teentith gtu tp ternyata lbh dalem...kiran dee tulisannya berat2,g nyangka klo perahu kertas itu yg nulis dee...keren bgt..suka bgt :)

ian_301 said...

akhirnya setelah lama menunggu muncul juga di daerah terpencil tempat saya bekerja. Sama seperti "Filosofi Kopi" yang saya temukan di kota nan mungil. Tapi cerita yang anda suguhkan sungguh besar. "Perahu Kertas" benar genre berbeda tapi tetap anda bisa memberikan atmosfer seorang Dee di dalamnya, cerita yang membuat emosi saya seperti bunglon, yang berubah dengan cepat, membuat saya teringat dengan keluarga saya, sahabat, teman dekat dan tentu saja teringat dengan cita2 saya yang sudah entah kemana.

saya said...

Selamat ya mbak dee...saya mau meluncur ke toko buku supaya bisa naik perahu kertasnya mbak dee :)

phemaw said...

Perahu kertas Bagus, Mbak dee..maaf baru bisa baca soalnya sibuk ma kedokteran :p tapi aku lebih suka Recto Verso sih klo jujur...but still this one also a masterpiece...

Boleh ngasih komen ga ttg tulisanku mengenai indigo child...mungkin bisa memberi inspirasi http://phemawrs.blogspot.com/2010/02/indigo-child.html

makasih :)

syara said...

Hal yang menarik dari perahu kertas.
Tokoh keenan atopun kugy bukan tipe tokoh favorit saya dalam sebuah novel. Biasanya tokoh pria yang saya suka tipenya seperti "rangga" dalam Ada Apa Dengan Cinta. Tapi ternyata menyenangkan membaca cerita yang bagus dengan tokoh2 bukan favorit.
Saya suka hubungan "ringan" antar keenan dan kugy. Saya suka betapa mereka merasa sangat nyaman saat bersama. Saya suka mereka tetap saling mencintai sambil melanjutkan hidup mereka masing2. Saya suka radar neptunus. Saya suka keteguhan mereka dalam mempertahankan apa yang mereka mau lakukan. Saya suka luhde yang berani ambil keputusan. Saya suka keputusasaan kugy saat berhadapan dengan hal2 yang berhubungan dengan keenan.
Saya sangat menyukai nicholas saputra, bukan rangga. hehe

semangat terus ya bikin apapun itu buat pelm perahu kertas!!!!

greyrubber said...

hebaaaaaaat!!!!! semua bukumu sudah ku baca..ini yang terhebat menurut saya...saya merasa ikut terbawa ke dalam cerita itu..karena saya mirip kugy..dan setting cerita itu sama persis dengan hidup saya..saya mahasiswa desain grafis. suka dengan dongeng anak-anak, suka menggambar..kebetulan keenan mirip dengan pacar saya..dan dia kerja di advertising..waktu saya menulis komen ini, saya merencanakan untuk pindah ke Bali..huehehhe...begitu miripnya..dan pertemuan saya dengan pacar saya juga serumit kisah kugy-keenan..hhehe...sukses terus Dee!!! we love you...(RE & DIMAS)

io frazio said...

prahu kertas so so so good n so real in my life ...he he

joe said...

wah ntar cari ah bukunya.. pasti mantap neh



bad credit consolidation|World Travel Guides Vacation Trip

buahpinus said...

dear dee..
perahu kertasmu adalah hadiah ulang tahunku yang ke dua puluh dari dua orang sahabat. hadiah terindah yang pernah ku terima. mereka benar-benar memberikan apa yang aku butuhkan, lebih dari sebuah buku.

terimakasih atas perahu kertasmu, dee. rasanya seperti pemecahan masalah bagiku. terimakasih... karena buku itu menyadarkan aku akan sesuatu yang telah lama ku tinggalkan, sebuah kejujuran...
aku tahu bagaimananya menjadi kugy,, aku paham bagaimana bingungnya keenan,, aku mengerti kenapa persahabatan bisa menjadi cinta tanpa disadari,, dan aku paham kenapa sulit sekali untuk mengakui cinta itu,,
aku menangis bukan karena kugy, tapi untuk diriku sendiri, yang sibuk lari, menyangkal dan menghindar...

perahu kertas menyadarkan aku akan satu hal, dee. aku butuh kejujuran. dan ketika itu ku lakukan, yang ku dapatkan lebih dari yang ku harapkan.

dan sekarang, perahu kertasmu resmi menjadi kitab berharga bagiku. terimakasih untuk karya ini, dee.

-antz-

an'g said...

dear mbak dee..

Q kagum banget ma novel perahu kertas..
ceritanya serasa benar2 hidup..
sampai Q rela gk tidur semalaman hanya tuk baca novelnya sampai habis..
banyak pelajaran yang bisa q dapat dari novel ini..
kagum banget ma mbak dee yang bisa bwt novel sehebat perahu kertas..
sukses selalu mbak..!!

Dodo Wiyono said...

To
Dee,,


Mba'Dee yg baik,
Jujur sebelumnya AQ bloom pernah membaca karya - karya mu sebelumnya (Trilogi Supernova, Filosofi kopi, ataupun Rectoverso), tetapi pas "Book fair" AQ iseng beli "Perahu kertas"mu hanya karena diskon......

But,,

Setelah AQ baca semuanya....Thats a simple story but so wonderfull inspiring....actualyy about the power of dream....

Setelah Andrea Hirata, baru anda pengarang Indonesia yg betul - betul membuat AQ kepincut (Sumpah, deh)....

Btw,,,AQ punya naskah novel "Wonderboys",ketika sebuah mimpi begitu berarti.....Boleh donk AQ minta saran dan kritiknya agar tembusss ke penerbit.....atau mungkin bantuan referensinya huahuahua...

Thanks a lot for ur "perahu kertas" inspiring storys....

-Dodo Wiyono-

Dodo Wiyono said...

to..
Mba' Dee yg baek


Congrats....

Jujur AQ belum pernah membaca buku - bukumu sebelumnya (Trilogi Supernova, Filosofi kopi, atau Rectoverso),,baru di karya "perahu kertas" mu ini...

Awalnya,
Sekedar iseng beli karena embel - embel diskon waktu Book fair....

But,,
Setelah baca di bab pertama,,Like a drug,, AQ kecanduan hingga tak bisa berhenti sampai bab akhir.

Baru kali ini AQ baca karya novelis Indonesia (setelah Andrea Hirata) yang mengena....

Its so simple story but its so wonderfull inspiring too,,actually its about the power of dream.....

Cuzz..mimpi terbesarku juga "Be a good n inspiring author" like U...

Btw,,
AQ punya naskah novel "wonderboys" ketika sebuah mimpi begitu berarti....Ehm, ngomong - ngomong minta saran n kritiknya dong biar bisa tembus penerbit,,pleasee...apalagi referensi buat ke penerbitnya...he he he...

bravo mba' Dee

Thanks..

-Dodo Wiyono-

deddy hermawan said...

Hi Dee,

Penuturan yang sangat sederhana dari Dee mengenai setianya hati terhadap cita-cita, dan cinta.Rangkaiannya sangat indah dan mengalir seperti air yang kadang harus terbentur batu,terkotori perasan sabun mandi,sampah..tapi tidak membuat cengeng. Terfikir dalam beberapa penggalan cerita, ada kita disana dengan perasaan yang sama dengan KK. Aku suka bukunya Dee..thank you

arientawidi said...

Kak Dee, aku remaja kelas 2 smp yang mencintai perahu kertas. saya juga penikmat novel. saya hob sekali membaca, tapi dari sekian banyak novel yang baca, hanya "perahu kertas" yang membuat saya terobsesi sekali dan jatuh cinta. karakter keenan dan kugy sangat nyata, setiap bagian kugy sedih memikirkan keenan, dan saat keenan kangen kugy dan memanggilnya dengan sebutan 'kecil' saya ikutan menangis!novel ini sanggup mambuat saya menagis, tertawa, marah, dan kesal sendiri, sampai nggak tidur semalaman demi menghabiskan novel tebal ini saking penasarannya. pokoknya, Perahu Kertas, is the best novel, i have read :)

tabitha said...

dee...terharu dan terlalu banyak pelajaran berharga setelah membaca Perahu Kertas...rasanya seperti terhipnotis membaca novel ini, tidak bisa berhenti membaca sebelum lembar terakhir...
sudahkah terpikirkan untuk menjadikannya sebuah film??
hanya usul iseng..tapi kalo benar2 di film kan,...keenan = nicolas saputra..kugy = ?? (belum ada rasanya yg cocok jadi dia :p )

joni said...

after reading Perahu Kertas, watched Reality Bites. hehehe ternyata Perahu Kertas emang hasil sintesa dari film itu ya mba dee. u captured the relationship dialectic (love n hate dynamics)

Heltien said...

Kak Dee, perahu kertas kapan berlayar ke layar lebar? saya sungguh terkesan baca novel 'lumayan ringan' nya kak Dee :)

fuadolivia said...

inginnya masukin foto di komentar ini... tapi HTML nya ga diterima.
if u don't mind.. please visit my page, dedicated to supernova.
http://gullivard.multiply.com/journal/item/161/pesan_buat_Dee

Baby Slver said...

alhamdulillah saya selesai membaca buku karya kak Dee" perahu kertas" meskipun hanya minjem. namun saya ingin katakan kak Dee itu hebat

Dian Fresa Sulle said...

Mbak Dee, saya salah satu pembaca buku2 Mbak, memang saya belum baca semuanya tapi saya udah baca serial supernova dan filosofi kopi.

well i have to admit it, i've been amusing with those books...

Setelah saya baca perahu kertas, saya juga sukaaa banget. tapi rasa suka ini bikin saya agak sedih, karena saya sukanya karena novel ini teenlit banget buat saya...
seperti ini bukan sentuhan karya tangan Dee yang saya kagumi...

tapi seenggaknya saya tetap menemukan sedikit Dee dalam konsep "pesan perahu kertas untuk neptunus" yang bikin saya berkata genius dan imaginatif.

tapi tetap saya suka dan kagum pada Dee. tetap berkarya ya dan sukses terus...

weteka said...

untuk pertama kalinya, saya membaca novel setebal itu dalam waktu 2 hari :D

untuk pertama kalinya juga saya membaca karya mbak :P
maklum, waktu itu lagi berdengung 'perahu kertas' dan saya penasaran untuk menelusuri lebih jauh.

thanks mbak dee, begitu inspiratif.
ngeliat lukisan, saya jadi teringat keenan hehhe

perahu kecil said...

PERAHU KERTAS, Perahu kecil Sedang berlayar Dari Dekat mu.........
Mbak,Apakabarnya pasukan Alit?

Gizuka-Chan said...

aku pengen baca.......
tapi nabung dulu ah biar punya.
maklum pelajar. hehe

dhea said...

mbak, terima kasih novel perahu kertasnya sangat bagus dan inspiratif :)

hanif said...

cita cinta,,

adi asmari said...

wah keren novelnya, boleh minta yang lain ga? tolong kirim link nya ya...
i like this.. supernova????

arief said...

Dee..sori bru dapat bukunya..resiko idup di pedalaman..hehe
bukunya 'bagus',mengibur,Dee banget,BERISI(ini yang saya suka dari karya anda)..tapiii kq saya ngerasa 'dejavu' mbacanya?beneran seperti mbaca supernova 1 pake bahasa supernova 3..hehe,apalagi karakter keenan ama endingnya..keenan=ferre n endingnya..wadooohhhh dah ketauan dari pertengahan mbaca..persis saat si Rana balikan ama suaminya..mgkn klo ada tagline..CINTA YANG MEMBEBASKAN..hehehe..piss Dee,no offense
bukannya sok2an ngritik buku anda..tapi itu yang saya rasakan..
tapi tetep ebuah buku yang inspiratif...klo boleh kopas tagline seorang temen..Keep on the right track,Dee..

Belitung said...

kayaknya aku ketinggalan neh....
hakikat perahu kertas adalah ibarat sebuah pertanyaan besar: apakah sang perahu tersebut akan mampu berlabuh dengan segala aral melintang yang menghadangnya?

jo'' endang simamora said...

Mbak Dee, perahu kertas the great novel about love ever I read..
Two thumbs deh buat mbak.
Mbak, sekarang aku lagi di Bali ne..
For the first time. Sesampai di bandara, aku teringat ma perahu kertas. Penasaran banget pengen ke longtuduh.
Jauh nggak mbak dari Denpasar??

Ohh iya mbak, gimana sih jadi penulis yang bernar - benar produktif??
Aku suka nulis, tapi selalu setengah - setengah. Nggak pernah kelas.
Blog punyaku jadi pengganti diary deh aku buat.

mbak Dee, di koment ya..
Pengen tahu semuanya.

J

jangan bilang sapa-sapa said...

baca perahu kertas kayak nonton serial TV, sejenis sinetron.

saya kecewa sama ending ceritanya.
kalo aja ending-nya beda lebih keren tuh...

ilalangrindu said...

congrat's mbak dee
supernova adalah terobosan terbaru terutama dalam pembehendaraan kata yang susah.. tapi begitu saya baca yg ke 2 agak membosankan sehingga saya tidak ada minat lagi untuk mengikuti, pada saat teman membeli perahu kertas saya agak pesimis apakah akan sama seperti karya supernova yg lain? yang penuh dengan kata2 sulit dan alur yang rada njelimet hehehe
ternyata kekawatiran saya tidak terbukti. saya hanyut oleh jalinan cerita PERAHU KERTAS, saya menangis sedih dan terharu woo amazing karna tidak ada penulis nonel indonesia yg bikin saya menangis waktu membaca novelnya, biasanya air mata saya tumpah hanya untuk drama korea>
jujur ceritanya seperti saya<

saya seorang guru seni rupa, tapi dalam hati saya saya merasa bakat saya lebih ke sastra, saya mencintai puisi, novel, dongeng.
biasanya seorang pelukis lebih mudah menuangkan perasaanya ke dalam lukisan. tapi saya berbeda saya harus menulis puisi terlebih dahulu. tetapi saya tidak dapat menuangkan puisi saya ke dalam lukisan, berbeda bila saya menulis dongeng anak2 saya dapat dengan mudah menuangkan ke dalam lukisan dengan tema anak2.
suami saya seorang pelukis yg handal. dialah yang berhasil menuangkan puisi2 saya kedalam lukisannya, mungkin karena aliran saya n suami berbeda saya lebih ke aliran dekoratif naif and suami realis.

membaca PERAHU KERTAS membuat saya tersadar saya harus mewujudkan cita-cita saya membuat buku dongeng bersama suami saya sebagai ilustratornya

mungkin kalau boleh bisa saya mengirimkan cerita-cerita saya dan gambar saya

tq mbak dee

IT Solution said...

Nice banget ceritanya! :)
Buat temen-temen yang lagi nyari tutorial tentang hacking, cracking atau semua yang berhubungan dengan komputer silakan mampir ke blog saya ya :)

Link : http://itworld-solution.blogspot.com/
Thx :)

Administrator said...

bagus ni bukunya..jadi pengen punya sendiri :(

regards

faizal said...

saya suka banget, tapi kok ada yang kurang yah,, saat kugy putus sama ojos, kok di ceritain... padahal udah klimaks di situ dimana kugy harus memilih antara ke bali sama ojos atau sekola alit..
tapi keren banget bukunya...

yolanda said...

buku yang bagus, bisa jadi inspirasi :)

Nida Fauzi said...

teh, bisa saya pesan Perahu Kertas + tanda tangannya? Buat pelengkap seserahan pernikahan saya :)


TQ

(nidacintalingkungan@yahoo.com)

Fieyy's Diary said...

pertama kali baca perahu kertas, fieyy pikir ceritanya keak cerita cinta biasanya....
Tapi setelah kugy ketemu kennan dan terjadi banyak konflik... Ceritanya tiba- tiba bikin penasaran..
Sampe' fieyy bela- belain baca tengah mlm! penasaran bgt..
Dan fieyy g akn pernah bozen baca perahu kertas... walaupun buku yang tebelnya 10 cm pun, klo ceritanya seru keak perahu kertas.. fieyy g akn bozen dech..
fieyy suka endingnya..
pgn request...bikin lanjutannya tentang K kecil dunk...

fhyuryi's blog said...

AllahuAkbar!!!
satu hal mbakyuuu.... rekorku baca novel adalah 5 jam nonstop, ngga berhenti ngga keluar kamar, mata berair, ketawa ndiri, sampe dikira sarap udah aku sandang!!

dan sekarang, dengan penuh harap dan hormat, bunda deee..kapan muncul filmnya ini? penasaran dengan sosok KK ini :)

naning tyas anggraini :) said...

nggak tau harus mulai darimana mbak, yang jelas perahu kertas membuat saya menjadi percaya diri dengan ketertarikan saya dibidang tulis-menulis. seperti tokoh kugy :)
jika mbak berkenan, saya sangat berharap bisa belajar lebih tentang semua hal tulis-menulis pada mbak. supaya bisa menghasilkan karya yang tidak kalah dengan mbak, meskipun masih mengenyam bangku SMP :)

naning tyas anggraini :) said...

terima kasih mbak, berkat perahu kertas saya menjadi percaya diri dengan minat saya pada bidang tulis-menulis :) seperti tokoh kugy.
saya harap mbak bisa berbagi sedikit pengetahuan tentang tulis-menulis, saya ingin sekali bisa menghasilkan karya yang pantas dipublikasikan pada masa. meskipun masih baru duduk di bangku SMP :)

naning tyas anggraini :) said...

terima kasih mbak, berkat perahu kertas saya jadi semakin mantap meneruskan minat saya pada bidang tulis-menulis. seperti kugy :)
saya harap, mbak mau sedikit banyak berbagi ilmu tentang tulis-menulis kepada saya. karna saya yakin bisa menghasilkan karya yang layak dikonsumsi publik, meskipun saya masih mengenyam bangku SMP. dan mungkin mbak lah guru yang tepat :)

Ditha Bachtiar said...

Keenan & Kugy cucook....
alirannya beda sama karya sebelumnya..
tawa n airmata menemani saat aku baca buku ini...

ditunggu filmnya tahun ini y,,pngn liat lukisan n cerita jendral pilik.

aku komentar khusus buat perahu kertas ini di blig ku mbak.
thanks bgt...

Sahabat Sehati said...

Ingin mengatakan "wah !!!" ..
Namun mulut terbungkam .

boros1124 said...

Alangkah baiknya jika negara-negara yang lebih bisa muncul dalam buku ini. Kita harus mencari toko buku online populer (Hungaria www.konyv-konyvek.hu) dan setuju dengan mereka. Saya rasa banyak pembaca akan buku ini.

Blue Whale said...

Hi...mbak
saya adalah seekor ikan teri yang tidak sengaja megikuti arus perahu kertas anda ^ ^

jujur saja awalnya saya tidak tertarik untuk membaca novel ini saya mohon maaf sebelumnya karena saya lebih baik mengungkapkan secuil kejujuran daripada memendam sejuta kebohongan ^ ^
namun, saya juga harus berkata jujur pula bahwa sebuah pertanyaan yang tertera di ringkasan cerita yang tercetak disampul belaakang saya ini menimbulkan sesuatu yang membakar rasa ingin tahu saya
sebuah pertanyaan yang berisi "apa yang akan terjadi jika kugy si pendongeng dan kenan si pelukis bersatu ??"
ketika aku memikirkan pertanyaan itu, tiba-tiba saja seluruh sel di otak ku berontak dan mulai bekerja keras untuk mencapai sebuah opini yang membuat saya sampai pada suatu opini awal bahwa mereka berdua akan membuat sebuah komik ^ ^
ha ha ha
mungkin karena saya adalah seorang pecinta komik

lalu seketika itu saya tergerak untuk menyelami lebih dalam lembaran demi lembaran dari novel ini, yang ternyata membuktikan bahwa opini awal saya tersebut sedikit meleset ^ ^

namun saya tidak meyesal membaca novel ini, karena saya mendapat begitu banyak pencerahan dan mampu mempermainkan emosi saya ^ ^

suatu kehormatan bagi saya dapat berkomentar di blog seorang yang telah menciptakan novel yang mampu menguras perhatian saya terhadap sebuah novel yang awalya saya anggap tidak keren karena tidak berisi gambar-gambar di dalamnya layaknya sebuah komik...

ky07 said...

perahu kertas adl salah satu kado istimewa di ultah tahun lalu... karna ada ttd asli mb dee hehehe

setelah baca, jadi berasa seperti kugy hehehe mungkin karna punya nama dan kelakuan yg hampir mirip ;)

makasih buat mb dee yg selalu bisa memberi inspirasi :)


-kuky-

Perrinia Immortalis said...

trimakasi tlah menciptakan keenan dan si kecil kugy ..
nice ,uda jumpa mreka di perahu kertas ..


perrinia_immort
^_^

CV.Cahaya Teknik said...

buku bagus nih ?
beli ah....
by :
dijual.in

devi mantap said...

bagus ..sesuai jg dengan isinya

facebone said...

Wah, Sepertinya ini buku bagus..boleh lah dibeli :D

Satriyo Niti Atmojo

MRidwan Johan said...

Thanks tuk kehadiran karakter "Luhde Laksmi". dalam Perahu kertas. meski agak kompromis dengan industri pasar :)*hollywood ending. setiap kalimat dalam perenungan di setiap akhir bab (chapter ?),setidaknya benar menyentuh jiwa sepi. dengan segala hormat de,... ( www.red1-notes.blogspot.com )

MRidwan Johan said...

thanks to character of Luhde Laksmi,
meski harus kompromis dengan industri penerbitan :)*happy ending y? tetap, setiap kalimah dalam perenungan tokoh di setiap akhir halaman bab?chapter? ..tetaplah perenungan dengan jawaban kesendirian :) thanks de. (www.red1-notes.blogspot.com

Husni said...

mantab gan

Industri Kreatif said...

ceritanya bikin addicted, kugy keenan karakter yang bisa membuat pembaca menikmati setiap alur dan its a cool novel, two thumbs up for dee :)

mahkotalima said...

Please check this out! Terinspirasi dari Perahu Kertas. http://edukasi.kompasiana.com/2011/07/22/dari-guru-untuk-siswa/